IPD – 09 April 2026 | Real Sociedad menorehkan momen tak terlupakan pada putaran semi final Copa del Rey 2025/2026 setelah menaklukkan Athletic Club dengan hanya sembilan pemain di lapangan. Pertandingan leg pertama di Atocha berakhir 0-0 meski skuad San Sebastián harus menahan serangkaian cedera yang memaksa mereka mengurangi dua pemain inti. Keberanian bertahan menjadi kunci, sementara pelatih John Toshack menyesuaikan susunan dengan mengganti López Ufarte dan menurunkan Loren di menit-menit kritis.
Di leg kedua yang digelar di San Mamés, Real Sociedad menambah tekanan. Enam menit setelah pergantian, José Mari Bakero memanfaatkan tendangan sudut untuk mengamankan gol penentu, mengirim tim Basque itu melaju ke final Copa del Rey. Gol tersebut tidak hanya menutup skor 1-0, tetapi juga menegaskan keunggulan taktis tim yang mengandalkan serangan balik cepat dan pertahanan rapat. Setelah peluit akhir, Arconada, Sagarzazu, Gorriz, Gajate, dan Rekarte mendapat pujian atas performa lini belakang.
Musim ini, Toshack memimpin Real Sociedad di tahun keduanya dengan gaya permainan defensif yang konsisten. Tim mengakhiri liga pada posisi ketujuh, menumpuk 10 kekalahan tandang dengan selisih tipis di papan tengah klasemen 18 tim. Meskipun tidak mampu bersaing untuk gelar liga, Sociedad berhasil mengukir rekor 10 kemenangan kandang dan menunjukkan pertumbuhan yang menjanjikan untuk kompetisi berikutnya.
Perjalanan Real Sociedad di Copa del Rey juga mencatat serangkaian kemenangan tipis namun penting. Dimulai dengan kemenangan 1-0 atas Basconia, dilanjutkan 1-0 melawan Montijo, serta mengalahkan Villarreal dengan skor serupa. Di babak selanjutnya, Sociedad memperlebar jarak dengan mengalahkan Eibar 4-0 dan Mallorca B dengan agregat 10-1, menegaskan dominasi mereka di fase knockout.
Jadwal selanjutnya menanti, termasuk laga LaLiga melawan Deportivo Alavés yang dapat disaksikan secara streaming atau melalui saluran televisi nasional pada 11 April 2026. Pertandingan tersebut menjadi peluang bagi Sociedad untuk menambah poin penting dan memperkuat posisi di papan tengah, sekaligus menguji kedalaman skuad setelah beban tambahan di kompetisi piala.
Di sisi lain, rival sekutu Sevilla mengumumkan bahwa Real Sociedad akan menjadi salah satu lawan berat mereka pada pekan 34. Sevilla, yang berjuang di zona degradasi, harus menghadapi Sociedad yang kini berada di peringkat tujuh. Rekor pertemuan terakhir menunjukkan keunggulan Sociedad dengan lima kemenangan dan dua kekalahan dalam tujuh pertemuan, menambah tekanan pada tim Andalusia.
Dengan kombinasi strategi defensif Toshack, kreativitas serangan balik Bakero, serta dukungan fans yang tak tergoyahkan, Real Sociedad tampak siap menatap final Copa del Rey sambil berjuang keras di LaLiga. Jika mereka dapat mempertahankan konsistensi dan memanfaatkan peluang di laga-laga krusial, peluang masuk lima besar klasemen tidak lagi mustahil.
Kesimpulannya, perjalanan Real Sociedad tahun ini menggabungkan drama dramatis di Copa del Rey dengan perjuangan gigih di liga. Keberhasilan melaju ke final dengan sembilan pemain memperlihatkan karakter juara, sementara performa di LaLiga menunjukkan potensi pertumbuhan. Penggemar berharap tim dapat menutup musim dengan trofi bergengsi dan meningkatkan posisi klasemen, menjadikan 2025/2026 sebagai babak penting dalam sejarah klub.
