IPD – 30 Maret 2026 | Reading mengukir kemenangan meyakinkan 3-0 atas Wigan Athletic pada laga Liga One pekan ini di Select Car Leasing Stadium, menegaskan kembali posisi mereka di papan enam dan memperpanjang rekor tak terkalahkan di kandang menjadi sepuluh pertandingan beruntun.
Serangan awal Reading dimulai pada menit ke‑9 ketika penyerang muda Kelvin Ehibhatiomhan menyambut umpan silang cerdas dari Kamari Doyle dengan sundulan tepat ke sudut gawang. Gol pertama itu menegaskan kepercayaan diri tim tuan rumah yang bermain agresif sejak peluit pertama.
Sepuluh menit kemudian, Charlie Savage mengirimkan tendangan sudut yang memancing kebingungan di dalam kotak penalti Wigan. Bek Wigan, Will Aimson, berusaha mengirim bola ke luar area tetapi malah menekuknya dengan kaki terulur, menghasilkan gol bunuh diri pada menit ke‑19. Kesalahan defensif tersebut menambah keunggulan Reading menjadi dua gol tanpa balas.
Babak pertama berakhir dengan skor 2-0, sementara Wigan belum mampu menembakkan satu tembakan ke arah gawang lawan. Di babak kedua, Reading kembali meningkatkan intensitas serangannya. Pada menit ke‑63, Ehibhatiomhan menambah gol ketiganya setelah memanfaatkan kekacauan di kotak penalti Wigan yang dipicu oleh tendangan sudut Savage. Gol tersebut merupakan gol ke‑10 Ehibhatiomhan musim ini, menegaskan peran pentingnya dalam perburuan tempat playoff.
Statistik pertandingan menunjukkan dominasi Reading dalam penguasaan bola, tembakan ke gawang, dan peluang menciptakan. Penampilan kiper Joel Pereira juga patut diapresiasi, meskipun ia tidak banyak dipanggil beraksi berkat pertahanan solid timnya.
Selain hasil di lapangan, pertandingan ini memberikan dampak signifikan pada klasemen. Reading kini berada di posisi keenam dengan 61 poin, selisih tiga poin dari posisi kelima yang masih membuka peluang masuk playoff. Sementara Wigan, yang berada di peringkat ke‑19 dengan 45 poin, harus berjuang keras menghindari zona degradasi.
| Tim | Posisi | Poin |
|---|---|---|
| Reading FC | 6 | 61 |
| Wigan Athletic | 19 | 45 |
Reaksi pasca pertandingan datang dari kedua belah pihak. Kepala eksekutif Wigan Athletic mengkritik penampilan timnya, menyatakan bahwa mereka “memberikan kemudahan” kepada Reading dengan mengakui kesalahan defensif yang berujung pada gol bunuh diri. Di sisi lain, pemain Reading, Charlie Savage, membahas kemenangan tersebut dalam podcast resmi klub, menekankan pentingnya konsistensi dan disiplin dalam menjalani sisa musim.
Dengan kemenangan ini, Reading tidak hanya menambah tiga poin penting, tetapi juga memperkuat mentalitas tim untuk melaju ke babak playoff. Sementara itu, Wigan harus segera memperbaiki pertahanan dan mencari cara mengembalikan kepercayaan diri agar tidak terjerumus lebih dalam ke zona degradasi.
Secara keseluruhan, pertandingan antara Reading dan Wigan menjadi contoh nyata bagaimana kualitas individu, seperti Ehibhatiomhan, dipadu dengan kerja tim yang terorganisir dapat menghasilkan hasil maksimal. Kedepannya, para pendukung Reading berharap performa serupa akan terus berlanjut menjelang fase penentuan tempat playoff.
