Ramon Tanque Gacor Lewat Pilates: Mesin Gol Baru Persib Bandung Menggebrak Super League

IPD – 17 April 2026 | Persib Bandung kembali menjadi sorotan publik setelah penyerang asal Brazil, Ramon Tanque, menunjukkan peningkatan performa yang signifikan. Dalam sepuluh pertandingan pertama musim ini, Tanque sempat mengalami kebuntuan gol dan hanya mencatat satu assist. Namun, perubahan drastis terjadi setelah ia memutuskan menambahkan latihan pilates reformer ke dalam rutinitas kebugarannya.

Pelatih Bojan Hodak, yang dikenal dengan pendekatan taktisnya, memberikan ruang bagi Tanque untuk bereksperimen dengan metode latihan alternatif. “Saya tidak terlalu paham detailnya, tapi yang penting pemain bisa mencetak gol,” ujar Hodak dalam sebuah wawancara eksklusif. Keputusan tersebut terbukti tepat ketika Tanque berhasil menembus gawang Borneo FC pada putaran pertama, memberi Persib kemenangan 3-1.

Sejak debut gol tersebut, Tanque tidak lagi tampak ragu. Selama tiga bulan ke depan, ia mencetak delapan gol, angka yang sama dengan rekan se-timnya, Uilliam Baros. Lebih menarik lagi, Tanque sering kali mencetak brace dalam satu pertandingan, menambah dimensi baru pada lini depan Maung Bandung.

Latihan pilates reformer yang dipilih Tanque berfokus pada penguatan otot inti, punggung, dan panggul. Alat reformer menggunakan pegas dan tali untuk memberikan resistensi, memungkinkan pemain mengembangkan stabilitas tubuh yang lebih baik. Menurut para ahli kebugaran, peningkatan stabilitas inti dapat meningkatkan kontrol bola, keseimbangan, serta kecepatan perubahan arah – semua faktor penting bagi seorang penyerang.

Selain manfaat fisik, pilates juga dikenal dapat meningkatkan konsentrasi mental dan pernapasan. Tanque mengaku bahwa latihan ini membantu mengurangi ketegangan sebelum pertandingan dan memperpanjang stamina selama 90 menit penuh. “Saya merasa lebih ringan, lebih cepat pulih setelah sprint, dan fokus tetap terjaga hingga akhir laga,” katanya.

Respon dari rekan satu tim pun positif. Penyerang muda, Dimas Drajat, menyatakan bahwa kehadiran Tanque yang kini lebih tajam memaksa lini pertahanan lawan untuk menyesuaikan taktik mereka. “Kami menjadi lebih berani menyerang karena tahu ada pemain yang bisa menutup ruang di depan gawang,” ujar Drajat.

Strategi pelatih Hodak pun beradaptasi. Ia menempatkan Tanque lebih sering di posisi central striker, memanfaatkan kemampuan penempatan bola dan penyelesaian akhir yang kini lebih tajam. Sementara Uilliam Baros tetap berperan sebagai penyerang sayap, menambah variasi serangan melalui umpan silang.

Dengan tujuh pertandingan tersisa, Persib Bandung berada di posisi yang menguntungkan dalam klasemen Super League. Namun, tim tetap bertekad untuk tidak lengah. “Kami fokus pada konsistensi, tidak hanya mengandalkan satu pemain,” kata Hodak. Meski begitu, peran Tanque sebagai mesin gol baru tetap menjadi aset utama dalam upaya mengamankan gelar juara.

Keberhasilan Ramon Tanque juga memicu perbincangan di kalangan pelatih lain tentang potensi integrasi pilates dalam program kebugaran sepak bola. Beberapa klub di Liga 1 bahkan mulai mempertimbangkan penambahan sesi pilates dalam jadwal latihan harian, berharap dapat meniru hasil positif yang dirasakan Persib.

Secara keseluruhan, perjalanan Ramon Tanque dari kebuntuan gol menjadi penyerang andalan menunjukkan betapa pentingnya inovasi dalam latihan fisik. Kombinasi antara teknik tradisional sepak bola dan pendekatan kebugaran modern seperti pilates dapat membuka peluang baru bagi pemain untuk mengoptimalkan potensi mereka di lapangan.

Dengan dukungan pelatih, rekan satu tim, dan tekad pribadi yang kuat, Tanque kini berada di jalur yang tepat untuk membantu Persib Bandung mengukir sejarah baru dalam kompetisi Super League. Pertandingan-pertandingan mendatang akan menjadi saksi nyata apakah mesin gol ini dapat terus menorehkan catatan impresif hingga akhir musim.

Leave a Comment