IPD – 12 Mei 2026 | Kamaruddin Simanjuntak adalah seorang pengacara asal Sumatera Utara yang dikenal luas karena menangani kasus pembunuhan Brigadir J pada tahun 2022. Ia sering menangani berbagai kasus hukum besar di Indonesia dengan reputasi sebagai advokat yang vokal dan tegas.
Pada Mei 2026, kondisi fisik Kamaruddin terlihat kurus dan lemah karena sedang menjalani masa pengobatan serta pemulihan kesehatan. Namun, hal ini tidak mengurangi semangatnya dalam memperjuangkan keadilan bagi kliennya.
Kamaruddin Hendra Simanjuntak, S.H., M.H., lahir pada 21 Mei 1974 di Siborongborong, Tapanuli Utara, Sumatera Utara. Ia meraih gelar sarjana hukum dan magister hukum sebelum terjun ke dunia advokasi.
Namanya semakin dikenal luas saat menangani kasus-kasus besar, termasuk Wisma Atlet Hambalang dan korupsi e-KTP. Namun, puncak popularitasnya datang pada 2022 ketika ia menjadi kuasa hukum keluarga Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J dalam kasus pembunuhan berencana yang melibatkan Ferdy Sambo.
Sebagai pengacara keluarga korban, Kamaruddin Simanjuntak tampil lantang di persidangan dan media. Ia secara konsisten membongkar narasi palsu yang dibangun pihak Ferdy Sambo.
Menurut Kamaruddin, pembunuhan Brigadir J bukan karena tuduhan pelecehan terhadap Putri Candrawathi, melainkan karena Yosua mengetahui banyak rahasia busuk Ferdy Sambo, termasuk dugaan keterlibatan dalam judi online Konsorsium 303 dan peredaran narkotika.
Pernyataan-pernyataannya yang berani kerap menjadi sorotan publik dan membantu mengungkap fakta-fakta penting di balik skandal besar yang mengguncang institusi Polri.
Kamaruddin tidak hanya berhenti di situ. Ia bersama tim kuasa hukum lainnya melaporkan berbagai hal, termasuk dugaan pencurian uang dan keterlibatan Putri Candrawathi dalam penembakan.
Sikapnya yang tidak gentar meski menghadapi tekanan dan ancaman membuatnya disebut sebagai “pembela kebenaran”.
Selain kasus Sambo, ia juga pernah menangani kasus Muhammad Kece dan berbagai perkara yang melibatkan korupsi serta pencemaran nama baik.
Karirnya menunjukkan komitmen tinggi terhadap hukum dan keadilan, meski seringkali berujung pada kontroversi.
Contohnya ketika ia ditetapkan sebagai tersangka dugaan pencemaran nama baik Dirut PT Taspen ANS Kosasih pada 2023—kasus yang ia duga bermotif politis terkait putusan kasasi Ferdy Sambo.
Kondisi terkini Kamaruddin Simanjuntak turut menjadi perhatian. Pengacara yang turut membongkar kasus Ferdy Sambo ini dikabarkan sedang sakit. Tubuhnya pun terlihat lebih kurus.
Meskipun demikian, semangatnya dalam memperjuangkan keadilan tidak pernah pudar. Ia tetap menjadi salah satu pengacara paling vokal dan berani di Indonesia.
Dalam beberapa tahun terakhir, Kamaruddin Simanjuntak telah membuktikan dirinya sebagai seorang pengacara yang tangguh dan tidak takut untuk menghadapi kasus-kasus besar.
Oleh karena itu, tidak heran jika ia menjadi sorotan publik dan dianggap sebagai salah satu pengacara terbaik di Indonesia.
