IPD – 11 Maret 2026 | Pyramids FC kembali menjadi sorotan utama dalam kompetisi Liga Mesir setelah beberapa minggu terakhir menampilkan performa yang konsisten. Klub yang didirikan pada 2008 ini kini menempati posisi tiga teratas, bersaing ketat dengan raksasa domestik Al Ahly dan Zamalek. Persaingan ini semakin memanas menyusul keputusan drastis yang diambil oleh manajemen Al Ahly untuk memotong gaji pemain utama mereka setelah kekalahan mengejutkan melawan Tala’ea El Gaish.
Kondisi Pyramids FC di Liga Mesir
Dalam 15 pertandingan pertama musim 2025/2026, Pyramids FC berhasil mengumpulkan 27 poin dengan catatan 8 kemenangan, 3 hasil seri, dan 4 kekalahan. Statistik ini menempatkan mereka tiga poin di atas Al Ahly, yang kini terpuruk di posisi keempat setelah mengalami penurunan performa. Pyramids menunjukkan serangan yang tajam, dipimpin oleh penyerang asing yang mencetak 12 gol, serta lini tengah yang mampu menguasai penguasaan bola rata-rata 58% per pertandingan.
- Posisi klasemen: 3 (3 poin di atas Al Ahly)
- Gol bersih: 18
- Rata-rata penguasaan bola: 58%
- Pemain kunci: Ahmed Hegazi (bek), Mohamed Abdelkader (gelandang), dan striker asal Brasil, Lucas Silva
Dinamika Persaingan dengan Al Ahly
Al Ahly, yang selama ini mendominasi sepakbola Mesir dengan 12 gelar CAF Champions League, kini harus menghadapi krisis internal. Setelah kekalahan 2-1 melawan Tala’ea El Gaish, manajemen klub mengumumkan pemotongan gaji pemain sebesar 30% serta penangguhan kontrak 25% hingga akhir musim. Keputusan ini menimbulkan kegelisahan di antara pemain, pelatih, dan suporter. Sementara itu, Pyramids FC memanfaatkan situasi tersebut dengan meningkatkan intensitas latihan dan memperkuat skuad melalui beberapa transfer strategis pada jendela musim panas.
Pelatih Pyramids, yang sebelumnya melatih tim muda di Eropa, menegaskan bahwa “kami melihat peluang besar untuk mengambil alih posisi teratas. Kami tidak akan menyerah pada tekanan, melainkan akan memaksimalkan setiap peluang di lapangan.”
Dampak Pemotongan Gaji Al Ahly terhadap Pyramids FC
Langkah keras Al Ahly memicu spekulasi mengenai kemungkinan perpindahan pemain kunci ke klub lain, termasuk Pyramids FC. Beberapa pemain senior Al Ahly dilaporkan sedang mempertimbangkan tawaran kontrak yang lebih stabil di luar klub, sementara agen pemain menilai bahwa Pyramids berada dalam posisi tawar yang kuat untuk merekrut talenta berkualitas tanpa harus bersaing dengan biaya transfer yang tinggi.
Jika sejumlah pemain Al Ahly beralih ke Pyramids, dampaknya tidak hanya akan mengubah keseimbangan kekuatan di liga domestik, tetapi juga dapat memperkuat skuad Pyramids dalam kompetisi antar klub Afrika, khususnya CAF Champions League. Pada saat yang sama, pemotongan gaji menimbulkan beban psikologis pada pemain Al Ahly, yang dapat memengaruhi performa mereka pada pertandingan-pertandingan krusial mendatang.
Jadwal Penting: Egypt Cup Final dan CAF Champions League
Jelang akhir musim, dua agenda penting menanti Pyramids FC. Pertama, Egypt Cup final yang dijadwalkan pada 10 Mei di Stadion Internasional Kairo. Pyramids berpeluang berhadapan dengan Al Ahly atau Zamalek, tergantung hasil semifinal. Kedua, CAF Champions League quarter-final, dimana Al Ahly akan melawan Esperance Tunisia pada minggu depan. Pyramids, yang juga lolos ke fase grup kompetisi tersebut, harus mempersiapkan diri secara matang untuk menghadapi tim-tim kuat dari wilayah Afrika Utara.
Jadwal padat ini menuntut manajemen Pyramids untuk mengelola kebugaran pemain secara optimal, sekaligus memastikan rotasi skuad yang efektif. Tim medis klub menegaskan bahwa mereka telah menyiapkan program pemulihan intensif untuk mengantisipasi kelelahan akibat beban pertandingan yang tinggi.
Secara keseluruhan, Pyramids FC berada pada posisi yang menguntungkan untuk melaju ke puncak klasemen Liga Mesir. Dengan stabilitas keuangan, kebijakan transfer yang cerdas, dan dukungan manajerial yang kuat, klub ini dapat menjadi ancaman serius bagi dominasi tradisional Al Ahly. Namun, tantangan tetap ada, terutama dalam menjaga konsistensi performa di kompetisi domestik dan kontinental.
Jika Pyramids mampu mempertahankan momentum ini, mereka tidak hanya akan menambah koleksi trofi klub, tetapi juga memperkuat citra sepakbola Mesir di kancah internasional.
