PSSI Pastikan Solusi Cepat atas Polemik Paspor Dean James di Eredivisie

IPD – 28 Maret 2026 | Isu paspor pemain naturalisasi Tim Nasional Indonesia, Dean James, kembali menjadi sorotan setelah klub Eredivisie, NAC Breda, menuntut pertandingan ulang melawan Go Ahead Eagles. Permasalahan muncul ketika status kewarganegaraan James berubah menjadi non-Uni Eropa setelah resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI). Klub lawan menganggap bahwa James seharusnya tidak dapat bermain sebagai pemain lokal karena tidak lagi memiliki paspor Belanda, sehingga menimbulkan pertanyaan mengenai keabsahan izin kerja dan standar gaji pemain non-Uni Eropa.

Dean James, bek kiri berusia 20 tahun, bergabung dengan Go Ahead Eagles pada musim lalu dan langsung menjadi andalan pertahanan. Namun, setelah proses naturalisasi selesai, ia kehilangan status pemain Uni Eropa. Menurut aturan KNVB, pemain dengan paspor non-Uni Eropa harus memenuhi persyaratan izin kerja serta gaji minimum yang lebih tinggi, yakni sekitar €600.000 per tahun. Jika klub tidak mengajukan izin kerja yang sesuai, penampilan pemain dapat dianggap melanggar regulasi kompetisi.

Masalah ini tidak hanya melibatkan James. Nathan Tjoe‑A‑On, pemain naturalisasi lainnya yang berkarier di Willem II, juga mendapat sorotan serupa setelah TOP Oss mengajukan keberatan serupa. Kedua kasus memicu pernyataan resmi dari Eredivisie yang menegaskan tidak ada niat untuk mengulang pertandingan yang telah dimainkan, meski proses investigasi masih berlangsung. Direktur Eredivisie, Jan de Jong, menyatakan bahwa keputusan akhir akan menunggu hasil kajian jaksa kompetisi.

Di sisi lain, PSSI melalui Exco Arya Sinulingga memberikan klarifikasi bahwa administrasi kependudukan Dean James di Indonesia telah selesai. “Tidak ada masalah di sini, semua sudah beres secara administratif,” tegas Arya dalam konferensi pers di Stadion Gelora Bung Karno, Jumat 27 Maret 2026. Ia menambahkan bahwa pencoretan James dari skuad Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026 tidak berhubungan dengan polemik paspor, melainkan karena alasan lain yang belum diungkapkan.

Meski demikian, Arya mengakui adanya “problem” yang sedang dihadapi di Belanda dan menegaskan PSSI akan memantau situasi tersebut. “Prosesnya bukan di sini, melainkan di sana. Kami tunggu saja solusinya,” ujar Arya. Pernyataan ini memberikan sinyal bahwa PSSI siap membantu klub Go Ahead Eagles dalam mengurus izin kerja atau dokumen lain yang diperlukan, sekaligus menjaga agar pemain naturalisasi tetap dapat berkontribusi pada Timnas Indonesia.

Sementara itu, NAC Breda mengklaim bahwa kemenangan 0‑6 melawan Go Ahead Eagles seharusnya dibatalkan karena dugaan pelanggaran regulasi pemain asing. Klub tersebut meminta KNVB untuk menyelidiki dan, bila terbukti, mengulang pertandingan. Namun, KNVB menolak permintaan itu dengan alasan bahwa keputusan akhir masih menunggu hasil investigasi hukum, dan tidak ada kebijakan untuk mengulang pertandingan yang telah selesai.

Berbagai pihak kini menunggu keputusan akhir. Jika KNVB memutuskan bahwa James memang tidak memenuhi syarat, Go Ahead Eagles harus menyesuaikan daftar pemainnya, yang dapat mempengaruhi performa tim dalam sisa musim. Di sisi lain, jika keputusan menyatakan bahwa semua pertandingan sah, maka James dapat melanjutkan kariernya di Belanda tanpa hambatan tambahan.

Berikut rangkuman poin utama yang menjadi fokus:

  • Status kewarganegaraan Dean James berubah menjadi non-Uni Eropa setelah naturalisasi.
  • NAC Breda menuntut pertandingan ulang karena menganggap James tidak memiliki paspor Belanda.
  • PSSI menegaskan administrasi kependudukan James di Indonesia selesai dan tidak ada kaitannya dengan pencoretan dari Timnas.
  • Eredivisie menolak mengulang pertandingan, menunggu hasil kajian jaksa.
  • Masalah serupa juga melibatkan Nathan Tjoe‑A‑On di Willem II.

Dengan ketegangan yang masih berlangsung, solusi yang paling diharapkan adalah penyelesaian administratif yang cepat, sehingga pemain naturalisasi dapat kembali fokus pada performa di lapangan. PSSI menegaskan komitmennya untuk melindungi hak pemain Indonesia di kancah internasional dan memastikan tidak ada hambatan administratif yang mengganggu persiapan Timnas menjelang kompetisi besar.

Kesimpulannya, meskipun polemik paspor Dean James menimbulkan kegelisahan di kalangan klub Belanda, PSSI yakin akan ada solusi yang memuaskan semua pihak. Pemeriksaan hukum masih berjalan, namun harapan besar tetap pada penyelesaian yang memungkinkan James dan pemain naturalisasi lainnya melanjutkan karier mereka tanpa batasan yang tidak semestinya.

Leave a Comment