IPD – 11 Maret 2026 | Jakarta, 12 Maret 2026 – Persiapan Tim Nasional Indonesia menjelang FIFA Series 2026 semakin menguat setelah Malut United berhasil menambahkan dua pemainnya ke dalam daftar 23 pemain yang akan mewakili negeri dalam turnamen penting tersebut. Pelatih asal Kanada, John Herdman, yang mengemban mandat memperkuat skuad Garuda, mengumumkan susunan akhir pada Senin, 9 Maret 2026, setelah melakukan pemotongan dari daftar awal berjumlah 41 pemain.
Daftar Awal dan Pemotongan Strategis
Awalnya, Herdman menyiapkan 41 nama yang meliputi pemain berbakat dari berbagai klub Liga 1, Liga 2, serta pemain keturunan Indonesia yang berkarier di luar negeri. Namun, regulasi FIFA Series mengizinkan maksimal 23 personel, memaksa sang pelatih melakukan pemangkasan sebanyak 18 nama. Di antara yang tersisa, dua pemain asal Malut United, yaitu defender muda Bima Prasetyo dan gelandang serang berpengalaman Raka Setiawan, berhasil mengamankan tempat di skuad final.
Profil Dua Pemain Malut United
- Bima Prasetyo (24 tahun) – Bek tengah yang dikenal dengan kecepatan dan kemampuan dalam duel udara. Bima telah menjadi tulang punggung pertahanan Malut United selama dua musim terakhir, mencatatkan rata‑rata 4 intersep per pertandingan serta 5 kartu kuning tanpa satu kartu merah.
- Raka Setiawan (27 tahun) – Gelandang serang kreatif yang memiliki rekam jejak 8 gol dan 12 assist dalam satu musim Liga 2 2025/2026. Kemampuannya dalam mengatur tempo permainan dan menciptakan peluang menjadi alasan kuat Herdman memasukkannya ke dalam skuad.
Pemain Lain yang Terkena Potensi Pemotongan
Selain dua representasi Malut United, beberapa nama lain berada di ambang tersingkir. Miliano Jonathans, gelandang berusia 21 tahun yang sebelumnya masuk dalam daftar, harus dicoret karena cedera ligamen krusi anterior (ACL) yang memerlukan proses rehabilitasi minimal enam bulan. Ole Romeny, penyerang asal Oxford United, juga diperkirakan tidak masuk karena masih dalam proses pemulihan cedera otot.
Para pemain keturunan Indonesia, seperti Mauro Zijlstra (Persija Jakarta) dan Jens Raven (Bali United), menjadi kandidat lain untuk tidak lolos ke 23 pemain final. Zijlstra masih berjuang menyesuaikan diri setelah bergabung dengan Persija, sementara Raven baru mencetak satu gol di Super League 2025/2026, sehingga belum memberikan dampak signifikan.
Strategi John Herdman Menyongsong FIFA Series
John Herdman menegaskan bahwa pemilihan pemain tidak semata‑mata didasarkan pada popularitas, melainkan pada kondisi fisik, kebugaran, serta kesesuaian taktis. “Kami membutuhkan pemain yang siap secara mental dan fisik pada tanggal 27 dan 30 Maret 2026. Setiap nama yang masuk harus mampu memberikan kontribusi maksimal dalam skema permainan kami,” ujar Herdman dalam konferensi pers yang diadakan di Stadion Utama Gelora Bung Karno.
Herdman juga menambahkan bahwa kehadiran dua pemain dari Malut United menandakan peningkatan kualitas kompetisi di level regional. “Mereka menunjukkan disiplin, profesionalisme, dan kemampuan yang sejalan dengan standar internasional. Ini memberi sinyal positif bagi perkembangan sepak bola di Maluku Utara,” katanya.
Harapan dan Tantangan di FIFA Series 2026
FIFA Series 2026 akan menjadi ajang penting bagi Timnas Indonesia untuk menguji taktik baru, memperkuat chemistry antar pemain, serta menilai kesiapan menjelang kualifikasi Piala Dunia 2026. Dengan kehadiran pemain muda seperti Bima Prasetyo dan pemain berpengalaman seperti Raka Setiawan, diharapkan skuad dapat menampilkan kombinasi kecepatan, kreativitas, dan ketangguhan defensif.
Namun, tantangan tidak hanya datang dari luar. Internnya, Herdman harus mengelola rotasi pemain, memastikan pemulihan cedera yang tepat waktu, serta menjaga semangat tim tetap tinggi menjelang dua pertandingan krusial pada akhir Maret.
Secara keseluruhan, keputusan untuk menyertakan dua talenta Malut United menambah dimensi baru dalam strategi tim. Jika mereka mampu mengadaptasi taktik Herdman dan menunjukkan performa konsisten, mereka berpotensi menjadi pionir generasi baru yang mengangkat prestasi Timnas Indonesia di panggung internasional.
Dengan jadwal pertandingan FIFA Series 2026 yang hanya tinggal beberapa minggu, mata seluruh pecinta sepak bola Indonesia tertuju pada persiapan akhir Timnas. Apakah dua pemain Malut United dapat mengukir prestasi dan membantu Garuda meraih hasil maksimal? Hanya waktu yang akan menjawab.
