Harga Mobil Bekas Daihatsu Sigra 2020‑2022 Melonjak Jelang Lebaran, Tipe M Hanya Segini!

IPD – 13 Maret 2026 | Menjelang musim lebaran, pasar mobil bekas kembali menjadi arena persaingan yang sengit. Konsumen yang mencari kendaraan ekonomis namun tetap nyaman, kini memfokuskan perhatiannya pada Daihatsu Sigra, khususnya varian tahun 2020‑2022 tipe M. Kenaikan permintaan ini dipicu oleh kombinasi faktor musiman, tren mobilitas keluarga, serta strategi penjual yang memanfaatkan momentum libur panjang.

Secara umum, penjualan mobil bekas mengalami lonjakan signifikan setiap menjelang hari raya. Pedagang mobil menyiapkan stok lebih banyak, menurunkan margin, atau menawarkan paket kredit yang menarik. Dalam konteks ini, Daihatsu Sigra muncul sebagai pilihan utama karena posisi harganya yang kompetitif dan biaya perawatan yang rendah. Meskipun demikian, varian M—yang dikenal dengan fitur standar lengkap seperti AC, audio touchscreen, dan ruang kabin yang lega—menunjukkan pergerakan harga yang lebih tajam dibandingkan varian lain.

Daftar Harga Sigra 2020‑2022 Tipe M

TahunTipeHarga (juta Rp)
2020M115‑125
2021M118‑128
2022M122‑132

Data di atas mencerminkan rentang harga yang dipengaruhi oleh kondisi kendaraan, jarak tempuh, dan lokasi penjual. Kendaraan dengan kilometer rendah dan riwayat servis lengkap cenderung berada di ujung atas kisaran harga. Sebaliknya, unit yang pernah mengalami kecelakaan ringan atau memiliki jarak tempuh di atas 100.000 km biasanya dipasarkan di ujung bawah.

Selain faktor teknis, dinamika pasar mobil lain juga turut menambah tekanan pada harga Sigra. Pada bulan Februari 2026, produsen mobil terbesar di Indonesia, Toyota, meluncurkan program promosi yang menurunkan harga lima model terlarisnya. Penurunan harga tersebut berhasil menarik perhatian pembeli, sehingga sebagian konsumen beralih dari segmen mobil bekas ke mobil baru dengan pembiayaan yang lebih mudah. Namun, segmen low‑budget tetap kuat karena daya beli sebagian masyarakat belum memungkinkan untuk membeli mobil baru, terutama di daerah pedesaan.

Strategi penjual mobil bekas menanggapi kondisi ini dengan menawarkan paket tambahan, seperti garansi mesin selama 6 bulan, layanan servis gratis satu kali, atau subsidi biaya administrasi kredit. Penawaran semacam ini terbukti meningkatkan konversi penjualan, khususnya pada tipe M yang memiliki nilai jual lebih tinggi dibandingkan varian standar.

Faktor-Faktor yang Memengaruhi Harga

  • Musim Lebaran: Permintaan naik tajam karena banyak keluarga yang membutuhkan kendaraan untuk mudik.
  • Kondisi Ekonomi: Tingkat inflasi dan nilai tukar memengaruhi daya beli konsumen, sehingga dealer menyesuaikan harga jual.
  • Persaingan dengan Mobil Baru: Promo dari pabrikan mobil baru dapat menurunkan ekspektasi harga mobil bekas.
  • Kualitas Kendaraan: Riwayat servis, jumlah kecelakaan, dan kilometer tempuh menjadi penentu utama nilai jual.

Analisis pasar menunjukkan bahwa harga rata‑rata Sigra tipe M mengalami kenaikan sekitar 3‑5% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Kenaikan tersebut masih berada di bawah tingkat inflasi nasional, yang menandakan pasar mobil bekas masih dapat menawarkan nilai lebih kompetitif dibandingkan barang konsumsi lain.

Di sisi lain, dealer besar di kota‑kota utama seperti Jakarta, Surabaya, dan Bandung melaporkan adanya peningkatan permintaan untuk varian M yang telah dilengkapi dengan paket audio premium atau sistem keselamatan tambahan. Penjual independen cenderung menurunkan harga sedikit lebih rendah untuk bersaing, namun tetap menjaga margin dengan menambah layanan purna jual.

Kesimpulannya, bagi konsumen yang mengincar mobil keluarga berkapasitas 5‑7 penumpang dengan budget terbatas, Daihatsu Sigra tipe M tetap menjadi pilihan yang menarik. Harga yang masih berada di kisaran 115‑132 juta rupiah memberikan ruang tawar menawar yang cukup luas, terutama bila pembeli siap melakukan inspeksi menyeluruh dan menegosiasikan paket tambahan. Dengan strategi penjual yang semakin cerdas dan permintaan yang dipicu oleh lebaran, prospek penjualan Sigra bekas diperkirakan akan tetap stabil hingga kuartal kedua 2026.

Leave a Comment