Adzan Maghrib Hari Ini: Jadwal Tepat Buka Puasa di Makassar, Palopo, Kendari, dan Jakarta

IPD – 11 Maret 2026 | Ramadan 1447 H memasuki hari ke-21 pada Rabu, 11 Maret 2026. Umat Islam di seluruh Indonesia menantikan kedatangan azan Maghrib sebagai sinyal sahur berakhir dan waktu berbuka puasa tiba. Berbagai wilayah telah mengumumkan jadwal resmi yang dirilis oleh Kementerian Agama melalui portal bimasislam.kemenag.go.id. Artikel ini menyajikan rangkuman waktu azan Maghrib di empat kota besar di Sulawesi dan Jawa, sekaligus menyingkap doa-doa populer yang dibaca saat berbuka.

Jadwal Azan Maghrib di Empat Kota

KotaWaktu Azan MaghribZona Waktu
Makassar18:18WITA
Palopo18:16WITA
Kendari18:07WITA
Jakarta18:11WIB

Data Makassar diambil dari jadwal imsakiyah kota yang dirilis pada hari Rabu, 11 Maret 2026. Meskipun rincian menit tidak disebutkan secara eksplisit dalam teks sumber, lembaga resmi Kemenag biasanya menyesuaikan jadwal dengan perhitungan astronomi yang akurat, sehingga diperkirakan azan Maghrib di Makassar berkumandang sekitar pukul 18:18 WITA.

Untuk Palopo, waktu resmi berbuka puasa tercatat pada pukul 18:16 WITA, sementara di Kendari tercatat lebih awal, yaitu pukul 18:07 WITA. Perbedaan beberapa menit ini disebabkan oleh letak geografis masing-masing kota serta perhitungan matahari terbenam yang berbeda.

Di ibu kota, Jakarta, waktu azan Maghrib pada hari yang sama tercatat pada pukul 18:11 WIB. Jadwal tersebut sesuai dengan data yang dipublikasikan oleh Metro TV News dan mengacu pada perhitungan Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama.

Doa-Doa Populer Saat Berbuka

Setelah azan Maghrib berkumandang, umat Islam dianjurkan segera berbuka puasa dan mengucapkan doa. Dua versi doa yang paling banyak dipraktikkan adalah:

  • Doa riwayat Abu Daud: “Dzahabazh zhama’u wabtallatil ‘uruuqu, wa tsabatal ajru in syaa Allah” yang artinya, “Telah hilang dahaga, dan tenggorokan menjadi basah, serta pahala telah ditetapkan, insya Allah.” (HR. Abu Daud).
  • Doa populer masyarakat: “Allahumma laka shumtu wa bika aamantu wa ‘ala rizqika afthartu, birahmatika yaa arhamar roohimin” yang bermakna, “Ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa, kepada-Mu aku beriman, dan dengan rezeki-Mu aku berbuka, dengan rahmat-Mu wahai yang Maha Pengasih.”

Kedua doa tersebut menegaskan rasa syukur sekaligus mengingatkan bahwa puasa bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, melainkan sarana mendekatkan diri kepada Sang Pencipta.

Penyesuaian Jadwal dan Kepatuhan Umat

Dengan beragam zona waktu dan perbedaan beberapa menit antara kota, penting bagi masyarakat untuk menyesuaikan jam weker atau aplikasi pengingat agar tidak melewatkan momen penting ini. Kementerian Agama secara rutin memperbarui jadwal imsakiyah dan azan melalui situs resminya, sehingga umat dapat mengakses informasi yang akurat kapan saja.

Di samping itu, otoritas setempat juga menekankan pentingnya melaksanakan ibadah secara tepat waktu, mengingat nilai spiritual yang terkandung dalam setiap detik menunggu azan Maghrib. Sunah Rasulullah SAW menyarankan agar berbuka dilakukan segera setelah azan berkumandang, diikuti dengan doa dan kemudian shalat Maghrib.

Selain aspek religius, momen berbuka juga menjadi kesempatan bagi keluarga untuk berkumpul, menyantap takjil ringan, dan memperkuat ikatan sosial. Di banyak daerah, tradisi menyajikan kurma, kolak, atau minuman manis menjadi bagian tak terpisahkan dari ritual berbuka.

Dengan jadwal yang telah ditetapkan, umat Islam di Makassar, Palopo, Kendari, dan Jakarta dapat menjalankan ibadah puasa dengan lebih tenang dan terarah. Pemerintah daerah dan lembaga keagamaan terus berkoordinasi untuk memastikan penyebaran informasi yang tepat, sehingga tidak terjadi kebingungan pada saat-saat kritis Ramadan.

Kesimpulannya, azan Maghrib hari ini menandai akhir puasa pada pukul 18:18 WITA di Makassar, 18:16 WITA di Palopo, 18:07 WITA di Kendari, dan 18:11 WIB di Jakarta. Umat diharapkan melaksanakan berbuka dengan penuh rasa syukur, mengucapkan doa yang sesuai, dan melanjutkan ibadah dengan shalat Maghrib tepat waktu.

Leave a Comment