IPD – 23 Februari 2026 | Bandar Lampung, kota pelabuhan utama di Provinsi Lampung, kembali menjadi sorotan umat Islam pada bulan suci Ramadan 2026. Setiap hari, jutaan warga menantikan panggilan azan maghrib sebagai penanda waktu berbuka puasa. Menurut data resmi yang dirilis oleh Direktorat Jenderal Bimas Islam Kementerian Agama, adzan maghrib di wilayah Kota Bandar Lampung pada Senin, 23 Februari 2026 (5 Ramadhan 1447 H) berkisar pada pukul 18.23 WIB. Waktu ini berlaku tidak hanya bagi pusat kota, tetapi juga untuk daerah sekitarnya seperti Lampung Selatan, Lampung Tengah, dan Metro.
Jadwal Lengkap Shalat dan Imsak di Bandar Lampung
| Waktu | Jam (WIB) |
|---|---|
| Imsak | 04:39 |
| Subuh | 04:49 |
| Zuhur | 12:16 |
| Asar | 15:26 |
| Maghrib (Azan) | 18:23 |
| Isya | 19:33 |
Jadwal di atas diambil dari portal resmi bimasislam.kemenag.go.id dan disesuaikan oleh tim redaksi Kompas.com. Konsistensi waktu maghrib selama bulan Ramadan sangat penting, mengingat perbedaan beberapa menit dapat berpengaruh pada persiapan sahur dan buka puasa, terutama bagi mereka yang menunaikan ibadah di daerah pinggiran kota.
Ritual Buka Puasa dan Doa-Doa yang Dianjurkan
Setelah azan maghrib berkumandang, umat Islam segera menunaikan ibadah berbuka. Selain menyantap makanan dan minuman, tradisi mengucapkan doa menjadi bagian tak terpisahkan dari momen tersebut. Berikut rangkaian doa yang sering dibaca, diambil dari kitab hadis Abu Daud dan rekomendasi Majelis Ulama Indonesia (MUI):
- “Allahumma laka shumtu, wa bika aamantu, wa ‘ala rizqika afthartu, birahmatika yaa arhamar raahimiin.” – Artinya: Ya Allah, hanya untuk-Mu aku berpuasa, kepada-Mu aku beriman, dan dengan rezeki-Mu aku berbuka, dengan rahmat-Mu, wahai Yang Maha Pengasih.
- “Allahumma lakashumtu wa’alaa rizqika afthortu.” – Artinya: Ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa dan dengan rezeki-Mu aku berbuka.
- “Allahumma lakashumtu wabika aamantu wa’ala rizqika afthortu birohmatika ya ar-hamarrahimin.” – Artinya: Ya Allah Dzat yang Maha Pemurah, untuk-Mu aku berpuasa, dengan rizki dan kasih sayang-Mu aku berbuka.
Doa‑doa tersebut tidak hanya menegaskan rasa syukur, tetapi juga mengingatkan umat akan tujuan utama puasa: mendekatkan diri kepada Sang Pencipta.
Peran Kementerian Agama dalam Menyajikan Jadwal Imsakiyah
Kementerian Agama (Kemenag) melalui Direktorat Jenderal Bimas Islam setiap tahun menerbitkan jadwal imsakiyah yang mencakup lima waktu shalat, termasuk azan maghrib. Jadwal ini didistribusikan secara daring melalui website resmi serta media partner seperti Kompas.com dan Detik.com. Dengan adanya jadwal yang terstandardisasi, masjid‑masjid, sekolah, dan lembaga keagamaan dapat menyinkronkan kegiatan mereka, memastikan tidak ada satu pun umat yang melewatkan waktu berbuka atau shalat maghrib.
Pengaruh Waktu Maghrib Terhadap Aktivitas Sosial di Bandar Lampung
Azan maghrib tidak hanya menandai berakhirnya puasa, tetapi juga menjadi pemicu aktivitas sosial. Restoran, warung makan, dan pedagang makanan cepat saji biasanya menyiapkan menu khusus berbuka, mulai dari takjil tradisional hingga hidangan utama. Selain itu, kegiatan keagamaan seperti tarawih di masjid dan majelis taklim biasanya dimulai tak lama setelah azan maghrib, menciptakan suasana kebersamaan yang kental.
Penutup: Memaknai Setiap Detik Azan Maghrib
Dengan jadwal azan maghrib yang telah ditetapkan pada pukul 18.23 WIB, warga Bandar Lampung dapat menyiapkan diri secara tepat untuk berbuka puasa. Lebih dari sekadar penanda waktu, azan maghrib menjadi simbol kebersamaan, keteguhan iman, dan kesempatan untuk meneguhkan niat berpuasa kembali pada keesokan harinya. Mengikuti jadwal resmi, melaksanakan doa-doa yang shahih, serta mengisi momen berbuka dengan rasa syukur, menjadi langkah nyata dalam menapaki perjalanan spiritual Ramadan 2026 di tanah Lampung.
