3 Mobil Jetour Siap Menggebrak Pasar Indonesia, Harga Mulai Rp350 Juta

IPD – 15 Maret 2026 | Jakarta – Jetour, merek otomotif asal Tiongkok yang sedang memperluas jejaknya di Asia Tenggara, menyiapkan tiga model kendaraan yang akan masuk pasar Indonesia dalam rentang waktu dekat. Ketiga model tersebut mencakup mobil listrik kompak, SUV plug‑in hybrid, serta satu model kejutan yang masih dirahasiakan. Semua diperkirakan akan dibanderol dengan harga mulai sekitar Rp350 juta, menjadikannya pilihan kompetitif bagi konsumen yang mengincar teknologi ramah lingkungan tanpa mengorbankan performa.

Jetour X20e: Mobil Listrik Mini yang Masih Diriset

Model pertama yang paling banyak diperbincangkan adalah Jetour X20e, sebuah mobil listrik berukuran mini yang dirancang untuk bersaing langsung dengan BYD Atto 1. Dengan dimensi panjang 3.720 mm, lebar 1.700 mm, tinggi 1.608 mm, dan jarak sumbu roda 2.520 mm, X20e menawarkan footprint yang cocok untuk penggunaan perkotaan. Kendaraan ini dilengkapi baterai lithium‑ferro‑phosphate (LFP) dalam dua varian kapasitas: 28,5 kWh dan 39,33 kWh. Varian 28,5 kWh diklaim dapat menempuh jarak hingga 305 km per sekali pengisian, sementara varian 39,33 kWh dapat mencapai 405 km.

Motor listrik berdaya 53 kW (sekitar 72 hp) dan torsi maksimum 110 Nm memberikan akselerasi yang cukup responsif untuk kebutuhan kota. Meskipun telah dipamerkan pada Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025, Jetour menyatakan bahwa peluncuran resmi X20e di Indonesia masih dalam fase riset pasar. Tim pemasaran mengaku tengah mengumpulkan insight konsumen melalui survei, sehingga keputusan akhir mengenai peluncuran akan bergantung pada respons pasar.

Jetour T2 PHEV: SUV Petualang Plug‑In Hybrid

Model kedua yang sudah dipastikan hadir adalah Jetour T2 PHEV. SUV ini mengusung konsep “Adventure Series” yang menonjolkan desain tangguh sekaligus efisiensi bahan bakar melalui sistem plug‑in hybrid. Versi PHEV menggabungkan mesin bensin berkapasitas menengah dengan motor listrik yang dapat beroperasi secara mandiri hingga 50 km, sesuai standar regulasi Indonesia untuk kendaraan listrik ringan.

Jetour menargetkan peluncuran T2 PHEV pada semester kedua tahun ini, menyusul persiapan infrastruktur pengisian daya cepat yang tengah dibangun di beberapa kota besar. Harga awal diperkirakan berada di kisaran Rp350‑Rp380 juta, menjadikannya kompetitor langsung bagi model SUV hybrid lain seperti Toyota RAV4 Hybrid atau Mitsubishi Outlander PHEV. Diharapkan T2 PHEV akan menarik minat konsumen yang menginginkan kemampuan off‑road ringan tanpa harus mengorbankan konsumsi bahan bakar.

Model Kejutan: SUV Adventure Series yang Masih Dirahasiakan

Selain X20e dan T2 PHEV, Jetour mengumumkan adanya satu model tambahan yang akan diluncurkan pada tahun yang sama. Identitas lengkap kendaraan tersebut belum diungkapkan; bahkan jenis mesin atau teknologi yang akan dipakai masih dirahasiakan. Namun, pernyataan resmi menyebutkan bahwa model ini akan menjadi bagian dari “Adventure Series” Jetour, mengindikasikan bahwa kendaraan tersebut kemungkinan besar berupa SUV dengan karakteristik tangguh, baik berbasis internal combustion engine (ICE) konvensional maupun varian elektrifikasi lainnya.

Spekulasi pasar memperkirakan bahwa model rahasia ini dapat menjadi SUV berukuran menengah dengan ground clearance tinggi, dilengkapi sistem penggerak empat roda dan opsi transmisi otomatis. Jika mengikuti pola harga model lainnya, estimasi harga awalnya juga diperkirakan tidak jauh di bawah Rp350 juta, sehingga tetap berada dalam segmen menengah‑atas yang menarik bagi keluarga muda dan penggemar petualangan.

Strategi Jetour untuk menghadirkan tiga model sekaligus dalam kurun waktu singkat mencerminkan upaya memperkuat portofolio di Indonesia, terutama pada segmen kendaraan ramah lingkungan dan SUV petualang yang sedang naik daun. Dengan menggabungkan opsi listrik murni, plug‑in hybrid, dan kemungkinan kendaraan konvensional dengan fitur off‑road, Jetour berharap dapat menjangkau spektrum konsumen yang lebih luas.

Jika semua model berjalan sesuai rencana, konsumen Indonesia akan memiliki lebih banyak pilihan kendaraan yang menyeimbangkan performa, efisiensi, dan harga terjangkau. Keberhasilan peluncuran ini akan sangat dipengaruhi pada penerimaan pasar, kesiapan infrastruktur pengisian daya, serta kemampuan Jetour dalam menyesuaikan diri dengan regulasi emisi yang semakin ketat.

Leave a Comment