Neneng Wulandari Buka Suara, Sulit Bayangkan Ardit Erwandha Sebagai Pasangan di ‘Kupilih Jalur Langit’

IPD – 16 April 2026 | Jakarta, 15 April 2026 – Pada konferensi pers kemarin, aktris ternama Neneng Wulandari mengungkapkan tantangan emosional yang ia rasakan ketika harus memerankan peran suami-istri bersama rekan kerja lama, Ardit Erwandha, dalam film komedi romantis *Kupilih Jalur Langit*. Pernyataan Neneng menimbulkan keheranan publik mengingat keduanya sudah lama bersinggungan dalam dunia hiburan, namun hubungan profesional tersebut ternyata menyulitkan proses akting mereka.

Sejak 2019, Ardit Erwandha dikenal sebagai “comedy consultant” yang secara rutin membantu Neneng dalam mengasah timing komedi pada berbagai proyek televisi dan film. “Bang Ardit itu comedy consultant Neneng sejak 2019, jadi Neneng gak bisa kebayang Bang Ardit jadi pasangan,” ujar Neneng dengan nada serius namun tetap bersahaja. Ia menambahkan bahwa interaksi harian mereka di komunitas kreatif sering kali dipenuhi candaan yang bersifat meledek, sehingga citra Ardit di mata Neneng tetap berada pada ranah profesional dan persahabatan.

Dalam proses syuting *Kupilih Jalur Langit*, Neneng mengakui bahwa ia harus berupaya keras memisahkan sosok Ardit di luar layar dari karakter Mas Afif yang diperankannya. “Beberapa adegan memang sulit dibayangkan karena saya masih terbiasa melihat Bang Ardit mengirim link TikTok aneh, bukan Mas Afif yang penuh dilema,” katanya sambil tertawa. Ia menambahkan bahwa kebiasaan Ardit yang suka mengolok-olok, termasuk komentar tentang bentuk kupingnya, kadang membuatnya terdiam kikuk saat harus menanggapi adegan-adegan romantis.

Berikut beberapa kendala yang dihadapi Neneng selama proses pengambilan gambar:

  • Menjaga batas antara persahabatan dan chemistry romantis yang dibutuhkan oleh naskah.
  • Mengatasi ingatan kebiasaan nyata Ardit yang muncul secara spontan saat dialog intim.
  • Mengubah persepsi diri tentang Ardit dari sosok mentor menjadi pasangan fiktif.

Ardit sendiri menanggapi pernyataan Neneng dengan gaya yang tetap mengusung humor. “Gak lu, sembarangan lu,” balasnya, menegaskan bahwa dinamika candaan mereka tetap menjadi bagian penting dalam proses kreatif. Kedua artis tersebut menyepakati bahwa meski tantangan pribadi muncul, komitmen profesional tetap menjadi prioritas demi kelancaran produksi.

*Kupilih Jalur Langit* sendiri mengisahkan Amira (Zee Asadel) yang berusaha menerima kenyataan bahwa suaminya, Furqon (Emir Mahira), masih terjebak dalam kenangan masa lalu. Walaupun Neneng dan Ardit tidak memegang peran utama, kehadiran mereka menambah lapisan humor yang menggelitik penonton, terutama lewat interaksi yang menggabungkan elemen komedi situasi dengan sentuhan romantis yang canggung.

Film tersebut dijadwalkan tayang di bioskop-bioskop seluruh Indonesia pada 23 April 2026. Penonton diharapkan dapat menyaksikan bagaimana dinamika kerja sama lama antara Neneng dan Ardit bertransformasi menjadi sebuah kisah yang menghibur, meski di balik layar terdapat tantangan pribadi yang tidak kalah menarik.

Secara keseluruhan, pernyataan Neneng Wulandari memberikan gambaran tentang kompleksitas hubungan profesional yang berubah menjadi romantis dalam dunia seni peran. Ia menekankan pentingnya memisahkan identitas pribadi dari karakter fiktif demi menjaga kualitas akting, sekaligus menunjukkan bahwa persahabatan dapat tetap kuat meski dihadapkan pada peran yang menantang.

Leave a Comment