Millwall Terpuruk Lagi: Kekalahan Telak dari Norwich dan Kerusuhan Usai Derby Melawan Middlesbrough

IPD – 08 April 2026 | Millwall kembali menghadapi kekecewaan di Sky Bet Championship setelah menelan kekalahan 1-2 melawan Norwich City pada hari Senin Paskah. Kegagalan meraih tiga poin penting ini menambah tekanan pada skuad Alex Neil yang kini berada di zona persaingan otomatis naik ke Premier League. Sebelumnya, klub asal Selatan London berhasil mengalahkan rival sekota Middlesbrough dengan skor 2-1 pada pertandingan Good Friday, namun kemenangan itu berujung pada insiden kerusuhan di Stasiun Kereta Api Middlesbrough setelah laga berakhir.

Dalam pertandingan melawan Norwich, Millwall memulai babak pertama dengan tempo yang relatif pasif. Meski menguasai beberapa peluang, serangan mereka belum mampu menembus pertahanan Anthony Patterson yang tampil solid. Pada menit ke-61, pelatih Norwich, Philippe Clement, menginstruksikan winger Jack Stacey untuk meluncur ke sisi kanan, namun tembakan meleset ke tiang jauh. Kesempatan selanjutnya datang dari Kenny McLean yang gagal mengarahkan bola ke gawang setelah menerima umpan silang.

Perubahan taktik Alex Neil pada jeda babak pertama akhirnya membuahkan hasil. Ia mencabut Luke Cundle dan menurunkan Mihailo Ivanovic, pemain pengganti asal Serbia. Ivanovic berhasil mengeksekusi umpan sundulan dari Casper de Norre, menambah satu gol keunggulan Millmill pada menit ke-71. Sayangnya, keunggulan itu tidak bertahan lama. Delapan menit kemudian, Pelle Mattsson melepaskan tembakan jarak jauh yang melesat tepat ke sudut atas gawang, menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

Momentum kembali beralih ke Norwich pada menit ke-76 ketika Mohamed Toure, yang masuk sebagai pengganti, menyiapkan serangan tiga lawan dua. Substitusi terakhir, Schwartau, mengeksekusi penyelesaian sederhana yang menembus gawang Anthony Patterson, menjadikan skor akhir 1-2 untuk Norwich. Setelah pertandingan, Alex Neil mengakui bahwa timnya tampak “lelah” dan “kurang energi” di lini tengah, serta mengkritik diri sendiri atas gerakan bola yang kurang efektif. “Kami tidak bergerak dengan baik, dan saya tidak yakin apakah itu karena tekanan atau kurangnya kualitas,” ungkapnya.

Di sisi lain, kemenangan melawan Middlesbrough pada 3 April memberi harapan singkat bagi Millwall. Pertandingan yang digelar di Riverside Stadium berakhir 2-1 dengan gol dari Mihailo Ivanovic dan Luke Cundle. Namun, sorotan utama beralih ke insiden kerusuhan yang terjadi di sekitar stasiun kereta api setempat. Dua pria, berusia 25 dan 34 tahun, ditangkap oleh Cleveland Police atas dugaan pelanggaran ketertiban umum setelah sejumlah suporter Millwall dan Middlesbrough terlibat perkelahian. Polisi menyatakan tidak ada korban luka serius, namun menegaskan bahwa tindakan kriminal tidak dapat diterima dalam dunia sepakbola maupun masyarakat.

Kasus ini menambah beban tambahan bagi klub yang sudah berjuang di papan atas klasemen. Sementara Millwall berusaha menstabilkan performa di lapangan, manajemen klub harus menangani dampak sosial dan reputasi yang mungkin timbul akibat insiden tersebut. Detektif Kepala Anne‑Marie Salwey mengimbau saksi mata untuk memberikan informasi tambahan melalui layanan 101 atau Crimestoppers.

Secara statistik, Millwall kini berada di posisi kedua klasemen dengan selisih satu poin dari pemimpin. Namun, kehilangan tiga poin di depan Norwich menurunkan selisih menjadi tiga poin dari tim pertama. Jika mereka ingin mempertahankan peluang promosi otomatis, tim harus mengembalikan performa ofensif yang terlihat pada pertandingan melawan Middlesbrough, sekaligus memperbaiki kekurangan di lini tengah yang menjadi sorotan Alex Neil.

Berikut rangkuman singkat hasil pertandingan terakhir Millwall:

  • Millwall 1-2 Norwich City (Easter Monday)
  • Middlesbrough 1-2 Millwall (Good Friday)
  • Kekalahan menambah tekanan pada persaingan otomatis naik
  • Insiden kerusuhan di stasiun kereta Middlesbrough menelan dua penangkapan

Ke depan, Millwall dijadwalkan melawan tim-tim papan atas lain dalam minggu-minggu mendatang, termasuk duel melawan Southampton yang tengah bersaing kuat untuk tempat playoff. Kinerja konsisten dan pengelolaan situasi di luar lapangan akan menjadi kunci bagi Alex Neil untuk menjaga mimpi naik ke Premier League tetap hidup.

Leave a Comment