Meninggalnya Sekjen PWI Zulmansyah Sekedang, Ikon Pers Nasional yang Dikenang

IPD – 19 April 2026 | Jakarta, 18 April 2026 – Dunia pers Indonesia dikejutkan dengan kabar duka tentang meninggalnya Sekretaris Jenderal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Zulmansyah Sekedang, yang menghembuskan napas terakhir pada dini hari pukul 00.10 WIB di Rumah Sakit Budi Kemuliaan, Jakarta. Almarhum berusia 54 tahun dan wafat karena serangan jantung yang menyerang secara tiba‑tiba.

Sebelum kepergiannya, Zulmansyah sempat menghadiri acara Deklarasi Peluncuran Serikat Wartawan Senior Indonesia (SWSI) di Kampus LSPR, Jakarta, pada Jumat malam (17/4/2026). Setelah acara tersebut, ia bersama sejumlah pengurus PWI melanjutkan makan malam di kawasan Jalan Jaksa, Jakarta Pusat. Pada sekitar pukul 21.00 WIB, ia mengalami keluhan sesak napas, lemas, dan muntah yang mengindikasikan kondisi darurat kardiovaskular. Tim medis segera mengantarnya ke Rumah Sakit Budi Kemuliaan, di mana hasil pemeriksaan menegaskan terjadinya serangan jantung. Meskipun rumah sakit menyarankan rujukan ke RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita, upaya penyelamatan tidak berhasil dan Zulmansyah dinyatakan meninggal dunia pada pukul 00.10 WIB.

Zulmansyah Sekedang dikenal sebagai sosok yang ramah, pekerja keras, dan memiliki dedikasi tinggi terhadap organisasi serta profesi jurnalistik. Kariernya dalam dunia pers dimulai sejak lama, dan ia mengemban berbagai posisi penting yang memperkuat struktur PWI di tingkat provinsi, regional, hingga nasional. Selama menjabat, ia selalu menekankan pentingnya ketaatan pada Undang‑Undang Pers, Kode Etik Jurnalistik, dan regulasi Dewan Pers, serta menolak segala bentuk dualisme kepengurusan yang dapat memecah belah persatuan wartawan.

Berikut beberapa jabatan utama yang pernah diemban oleh Zulmansyah Sekedang:

  • Ketua PWI Provinsi Riau selama dua periode (2017–2022 dan 2022–2027).
  • Ketua Bidang Organisasi PWI Pusat hasil Kongres ke‑24 di Bandung tahun 2023.
  • Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum PWI Pusat pada masa transisi organisasi.
  • Ketua Umum PWI Pusat terpilih melalui Kongres Luar Biasa.
  • Sekretaris Jenderal PWI Pusat hasil Kongres Persatuan pada 29‑30 Agustus 2025 di Cikarang, Jawa Barat.
  • Ketua Serikat Perusahaan Pers (SPS) Riau (2016‑2020).

Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, menyampaikan rasa duka yang mendalam. Ia mengatakan, “Kami kehilangan salah satu kader terbaik yang selalu total dalam bekerja untuk organisasi. Semangat dan dedikasi beliau akan selalu kami kenang.” Wakil Bendahara Umum PWI, Sumber Rajasa Ginting, menambahkan bahwa kepergian Zulmansyah merupakan kehilangan besar tidak hanya bagi PWI, tetapi juga bagi seluruh komunitas pers nasional.

Pengaruh Zulmansyah Sekedang tidak hanya terasa pada struktur organisasi, melainkan juga pada generasi wartawan muda yang menganggapnya sebagai panutan. Ia dikenal sebagai figur pemersatu yang berhasil mengakhiri dualisme kepengurusan PWI melalui Kongres Persatuan, menciptakan stabilitas dan arah baru bagi organisasi. Banyak wartawan yang menyatakan rasa terima kasih atas bimbingan, nasihat, dan semangat juangnya dalam memperjuangkan kebebasan pers serta kualitas jurnalistik.

Keluarga besar PWI, rekan sejawat, serta masyarakat luas diundang untuk mendoakan almarhum agar diberikan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa. Jenazah Zulmansyah Sekedang akan dibawa dari Jakarta menuju Pekanbaru, kemudian disholatkan di masjid terdekat sebelum dimakamkan di TPU Kartama, Kota Pekanbaru. Upacara pemakaman diharapkan menjadi momentum untuk menghormati jasa-jasanya dan mengingat kembali komitmen bersama dalam memperkuat pers nasional.

Kepergian Zulmansyah Sekedang meninggalkan ruang kosong yang sulit diisi, namun warisan semangat dan dedikasinya tetap hidup dalam setiap kebijakan, program, dan nilai yang dijunjung tinggi oleh PWI. Seluruh insan pers diharapkan melanjutkan perjuangan beliau dalam menjaga integritas, etika, dan kebebasan pers demi masa depan Indonesia yang lebih transparan dan demokratis.

Leave a Comment