Mengejutkan! Arab Saudi Pecat Herve Renard Sekitar Dua Bulan Sebelum Piala Dunia 2026

IPD – 19 April 2026 | Federasi Sepak Bola Arab Saudi (SAFF) resmi mengumumkan pemecatan pelatih kepala Herve Renard dengan efek segera, tepat dua bulan menjelang peluncuran Piala Dunia FIFA 2026. Keputusan ini diumumkan melalui laporan media internasional dan konfirmasi dari pakar transfer Fabrizio Romano yang menuliskan bahwa pemecatan berlaku sebelum turnamen dimulai.

Renard, yang berusia 57 tahun, kembali mengemban tugas sebagai pelatih tim nasional Arab Saudi pada akhir 2024 setelah sebelumnya memimpin tim pada Piala Dunia 2022. Pada masa kedua kepemimpinannya, ia berhasil mengantarkan Green Falcons menembus kualifikasi akhir dan memastikan tempat di Piala Dunia 2026. Prestasinya termasuk mengubah hasil buruk pada ronde ketiga kualifikasi menjadi kemenangan dramatis 3-2 atas Timnas Indonesia pada Oktober 2025 di King Abdullah Sports City, Jeddah, setelah sebelumnya kalah 0-2 di Gelora Bung Karno pada November 2024.

Namun, meskipun berhasil membawa tim lolos, hasil-hasil yang dianggap kurang konsisten serta tekanan menjelang turnamen besar membuat federasi memutuskan untuk mengakhiri kontrak Renard lebih awal. Pernyataan resmi SAFF menegaskan bahwa keputusan diambil demi “menjamin stabilitas taktik dan persiapan mental pemain menjelang Piala Dunia.”

Pengganti yang segera diincar adalah pelatih asal Yunani, Georgios Donis, yang saat ini melatih klub Al‑Khaleej. Donis diperkirakan akan mulai bertugas pada 22 Mei 2026, setelah menyelesaikan kontraknya dengan Al‑Khaleej pada 21 Mei. Penunjukan ini menjadikan Donis pelatih ke‑60 dalam sejarah Green Falcons dan menambah beban berat karena ia harus menyiapkan tim untuk bersaing di Grup H bersama Spanyol, Uruguay, dan Cape Verde.

Berikut rangkaian peristiwa penting yang melatarbelakangi keputusan SAFF:

  • Renard ditunjuk kembali pada akhir 2024 menggantikan Roberto Mancini yang dipecat setelah penampilan buruk pada ronde ketiga kualifikasi.
  • Selama masa jabatan singkatnya, Renard berhasil memperbaiki performa tim, termasuk kemenangan 3‑2 melawan Indonesia di ronde keempat.
  • Fabrizio Romano mengonfirmasi pemecatan melalui akun X-nya, menambahkan bahwa Renard kembali pada 2024 untuk masa jabatan kedua.
  • SAFF menyiapkan dokumen resmi penunjukan Donis, dengan pengumuman resmi dijadwalkan dalam dua hari ke depan.

Reaksi publik dan media pun beragam. Sebagian mengkritik keputusan yang dianggap terlalu cepat, mengingat hanya tersisa dua bulan sebelum turnamen. Lainnya menyambut baik kehadiran Donis yang memiliki pengalaman melatih di liga Arab Saudi, sehingga proses adaptasi diharapkan lebih cepat.

Renard sendiri memberikan komentar kepada kantor berita AFP, mengingatkan bahwa ia pernah memimpin Arab Saudi melalui dua fase kualifikasi sekaligus Piala Dunia 2022. “Itulah sepak bola… Arab Saudi telah lolos ke Piala Dunia tujuh kali, termasuk dua kali bersama saya,” ujarnya. Meski demikian, ia menegaskan rasa bangga atas kontribusinya dalam mengantar tim ke turnamen dunia.

Dengan perubahan kepelatihan ini, fokus utama tim kini beralih kepada persiapan taktis, pemilihan skuad, dan penyesuaian mental pemain. Donis diperkirakan akan menerapkan pendekatan yang lebih menekankan pada disiplin pertahanan dan transisi cepat, selaras dengan gaya permainan yang dituntut oleh grup berat di Piala Dunia.

Situasi ini menambah dinamika menjelang Piala Dunia 2026, di mana setiap keputusan strategis dapat berpengaruh besar pada hasil akhir. Arab Saudi kini berada pada persimpangan jalan, menunggu hasil pertama dari era Donis sekaligus mengingat kembali jejak langkah Herve Renard yang telah menorehkan sejarah bagi tim nasional.

Leave a Comment