IPD – 29 Maret 2026 | Petarung kelas utama MotoGP asal Spanyol, Maverick Viñales, resmi mengundurkan diri dari Grand Prix Amerika yang digelar di Austin, Texas. Keputusan itu diambil setelah tim medis menemukan bahwa sebuah sekrup yang dipasang pada tendon supraspinatus bahu kiri pada tahun lalu telah bergeser, mengakibatkan rasa sakit hebat dan penurunan kekuatan pada lengan dominannya.
Viñales, yang saat ini membela tim Tech3 KTM, sempat mencoba kembali menguji motor pada sesi latihan bebas pertama (FP1) pada Jumat pagi. Namun, ia langsung merasakan ketidaknyamanan yang signifikan, sehingga memutuskan untuk tidak melanjutkan kompetisi demi menghindari risiko memperburuk kondisi.
“Saya merasa tidak ada kekuatan di bahu, dan rasa sakitnya tidak wajar. Setelah melakukan CT scan di Amerika, kami melihat sekrup hampir keluar dari tempatnya,” ujar Viñales dalam konferensi pers singkat di paddock. “Saya sudah berbicara dengan dokter tim dan Angel Charte, direktur medis MotoGP, yang menegaskan bahwa melanjutkan balapan di Austin lebih berisiko daripada manfaatnya.”
Tim Tech3 KTM mengeluarkan pernyataan resmi yang menegaskan bahwa keputusan penarikan diri merupakan hasil konsensus antara pilot, staf medis, dan manajemen tim. “Maverick akan kembali ke Eropa untuk menjalani prosedur minor pengangkatan sekrup pada Selasa mendatang, di bawah pengawasan Dr. Giuseppe Porcellini,” kata juru bicara tim.
Berikut rangkaian kronologis cedera Viñales sejak musim sebelumnya:
- Juli 2025 – Pada GP Sachsenring, Jerman, Viñales mengalami jatuh di sesi Q2 yang mengakibatkan fraktur trokanter humerus dan kerusakan ligamen pada bahu kiri.
- Agustus 2025 – Operasi pertama dilakukan, memasang sekrup pada tendon supraspinatus untuk menstabilkan cedera.
- September 2025 – Upaya kembali ke lintasan melalui latihan terbatas, namun performa masih terbatas.
- Maret 2026 – Mengikuti pre‑season yang menuntut intensitas tinggi, Viñales tetap mengalami kesulitan dalam perubahan arah, terutama ke kiri.
- 28 Maret 2026 – Pada Grand Prix Thailand, Viñales mencatat hasil yang kurang memuaskan, menambah tekanan pada kondisi fisiknya.
- 30 Maret 2026 – Pada FP1 di Austin, ia memutuskan untuk mengakhiri partisipasi setelah rasa sakit kembali muncul.
Situasi ini menambah daftar panjang tantangan yang dihadapi Viñales dalam dua tahun terakhir. Selain cedera bahu, ia juga harus bersaing dengan rekan tim dan rival lain yang sedang berada pada puncak performa. Pada musim ini, tim Tech3 KTM tengah berupaya meningkatkan konsistensi motor KTM RC16, namun keterbatasan fisik pilot menjadi faktor penentu.
Viñales menegaskan tekadnya untuk kembali bersaing di seri selanjutnya, khususnya di Grand Prix Spanyol, yang dijadwalkan beberapa minggu ke depan. “Saya akan fokus pada rehabilitasi, memperkuat otot bahu, dan memastikan tubuh siap kembali ke lintasan,” katanya. “Saya tidak menutup kemungkinan harus kembali ke ruang operasi jika diperlukan; kesehatan tetap prioritas utama.”
Direktur medis MotoGP, Angel Charte, menambahkan bahwa prosedur yang akan dijalani Viñales bersifat minor dan diperkirakan tidak akan mengganggu jadwal balapan berikutnya, asalkan pemulihan berjalan sesuai rencana. “Kami terus memantau kondisi setiap pembalap, dan keputusan penarikan diri di Austin adalah langkah yang tepat untuk melindungi karier jangka panjang Maverick,” ujar Charte.
Keputusan Viñales juga berdampak pada strategi tim Tech3 KTM. Dengan satu pilot keluar, tim harus menyesuaikan taktik balapan dan memaksimalkan poin yang dapat diperoleh dari pembalap lainnya. “Kami tetap fokus pada pengembangan motor dan persiapan untuk sisa kalender, termasuk GP Jerez dan GP Valencia,” kata manajer tim.
Para penggemar MotoGP di seluruh dunia menyambut berita ini dengan campuran rasa prihatin dan harapan. Banyak yang menaruh doa untuk kesembuhan cepat Viñales, mengingat kontribusinya yang signifikan bagi dunia balap motor sejak debutnya di kelas utama.
Dengan jadwal operasinya yang sudah ditetapkan, mata dunia kini tertuju pada proses pemulihan Maverick Viñales. Jika semuanya berjalan lancar, ia diharapkan kembali ke lintasan dalam hitungan minggu, siap memperjuangkan podium di sirkuit Spanyol dan melanjutkan persaingan sengit di klasemen MotoGP 2026.
