IPD – 22 April 2026 | Rivalitas klasik LaLiga kembali teruji pada Sabtu malam ketika RCD Mallorca menjamu Valencia CF di Son Moix. Pertandingan yang dijanjikan sengit berakhir dengan skor imbang 1-1, menampilkan gol awal Samú Costa untuk tuan rumah dan penyamaan dramatis dari Sadiq di menit-menit akhir.
Samú Costa membuka keunggulan Mallorca pada menit ke-32 lewat sundulan tajamnya setelah centre dari Darder, menembus pertahanan Valencia yang tampak belum menemukan ritme. “Gol ini penting karena kami baru saja keluar dari fase kurang baik. Setiap poin sangat berharga,” ujar Costa dalam konferensi pasca pertandingan.
Valencia membalas dengan tekad tinggi. Pada menit ke-69, Luis Rioja mengirimkan bola silang yang ditangkap oleh Javi Guerra, lalu Sadiq melompat dan menyundul bola ke jaringan, menyamakan kedudukan 1-1. “Kami harus tetap fokus dan tidak menyerah,” kata Sadiq, menekankan pentingnya mentalitas juara.
Namun sorotan utama beralih ke insiden di menit tambahan ketika pemain Valencia, Gayà, menerima sentuhan keras dari pemain Mallorca, Maffeo, di dalam kotak penalti. Wasit menolak memberi penalti, keputusan yang menuai protes keras dari pelatih Valencia, Carlos Corberán.
“Situasi ini membingungkan, karena pada pertandingan lain tindakan serupa akan dianggap penalti,” keluh Corberán. “Kita harus menerima keputusan wasit meski rasa tidak puas masih ada.”
Statistik pertandingan menunjukkan keseimbangan. Mallorca menguasai 59% penguasaan bola, mencatat 15 tembakan dengan 7 tepat sasaran, sementara Valencia menembakkan 13 tembakan dengan 6 tepat sasaran. Kedua tim mencatat 12 pelanggaran masing-masing, namun Valencia mencatat dua kartu kuning lebih banyak.
| Statistik | Mallorca | Valencia |
|---|---|---|
| Penguasaan Bola | 59% | 41% |
| Tembakan (on target) | 15 (7) | 13 (6) |
| Pelanggaran | 12 | 12 |
| Kartu Kuning | 0 | 2 |
Di sisi taktik, pelatih Mallorca Martín Demichelis menekankan pentingnya menahan serangan Muriqi, penyerang kosovar yang telah mencetak 21 gol musim ini. “Kami berhasil menahannya dengan baik, tetapi kami harus memanfaatkan peluang lebih banyak,” katanya.
Sementara itu, Carlos Corberán menilai bahwa keputusan tidak memberi penalti menambah tekanan pada timnya yang tengah berjuang mengamankan posisi aman dari zona degradasi. “Kami harus tetap fokus pada pertandingan berikutnya di Mestalla,” ujarnya.
Hasil imbang ini menambah ketegangan klasemen. Mallorca kini mengumpulkan 30 poin, menempati posisi ketiga belas, sementara Valencia tetap berada di zona aman dengan 34 poin, namun selisih poin semakin tipis dengan para pesaing di papan tengah.
Ke depan, Mallorca akan melanjutkan perjuangan melawan tim yang berada di zona aman, sementara Valencia harus menyiapkan diri menghadapi laga krusial melawan tim yang berada di zona relegasi, menambah beban mental bagi pemain dan staf.
Kesimpulannya, pertandingan Mallorca vs Valencia memperlihatkan kualitas dan ketegangan tinggi dalam LaLiga, dengan gol-gol penting, statistik seimbang, serta kontroversi keputusan wasit yang menambah bumbu dramatis. Kedua tim kini harus mengoptimalkan poin berikutnya untuk mengejar target masing-masing di klasemen.
