Mahrez Bawa Al Ahli ke Perempat Final AFC Champions League Usai Gol Penentu atas Al Duhail

IPD – 15 April 2026 | Riyadh, 14 April 2026 – Al Ahli Saudi berhasil melangkah ke perempat final AFC Champions League setelah mengalahkan perwakilan Qatar, Al Duhail, dengan skor tipis 1-0 dalam perpanjangan waktu. Pertandingan yang berlangsung di Stadion King Abdullah ini menjadi sorotan utama pekan ini karena penampilan gemilang pemain asal Aljazair, Riyad Mahrez, yang mencetak gol penentu pada menit-menit akhir perpanjangan.

Selama 90 menit reguler, kedua tim menunjukkan pertarungan yang ketat. Al Duhail sempat menekan dengan dua tembakan yang menghantam tiang gawang, sementara Al Ahli juga memiliki beberapa peluang emas namun belum mampu menembus pertahanan lawan. Kedua sisi tampak saling menahan, membuat skor tetap imbang 0-0 dan mengharuskan pertandingan masuk ke perpanjangan waktu.

Di babak perpanjangan, drama semakin memuncak. Pada menit ke-102, wasit memberikan penalti kepada Al Ahli setelah Ivan Toney dari Al Duhail melakukan pelanggaran di dalam kotak penalti. Namun, kiper Al Duhail, Salah Zakaria, berhasil menangkis tendangan penalti yang diambil oleh Ivan Toney, mempertahankan keunggulan numerik Al Ahli tetap nihil. Penyelamatan tersebut menjadi momen penting yang menambah ketegangan sebelum gol penentu terjadi.

Menjelang menit ke-118, Mahrez mengambil kesempatan dari tendangan bebas di sisi kanan kotak penalti. Dengan teknik melengkung yang khas, ia menendang bola melewati dinding pertahanan dan mengarahkan bola ke sudut atas gawang, tak terjangkau oleh kiper Al Duhail. Gol tersebut memastikan kemenangan 1-0 bagi Al Ahli dan mengamankan tiket ke babak perempat final, di mana mereka akan bertemu dengan perwakilan Malaysia, Johor Darul Ta’zim.

Kemenangan ini tidak hanya memperkuat posisi Al Ahli sebagai juara bertahan, tetapi juga menegaskan kemampuan mereka dalam mengatasi tekanan pada laga penting. Pelatih Al Ahli, yang enggan disebutkan namanya, memuji mentalitas timnya, menyatakan bahwa fokus dan disiplin taktik menjadi kunci utama dalam menahan serangan Al Duhail yang agresif.

Dalam pertandingan lain di jalur yang sama, Al Sadd berhasil mengalahkan Al Hilal lewat adu penalti setelah perpanjangan waktu berakhir dengan skor imbang 3-3. Kedua tim menunjukkan kualitas menyerang yang tinggi, namun Al Sadd berhasil mengamankan kemenangan 4-2 di tiang penalti, menambah daftar tim Arab yang melaju ke perempat final.

Sementara itu, agenda AFC Champions League Elite juga dipengaruhi oleh situasi geopolitik di wilayah tersebut. Klub Iran, Tractor, yang seharusnya menghadapi Shabab Al Ahli di Jeddah, mengalami tantangan logistik akibat perang di kawasan Teluk. Meski demikian, Tractor tetap bertekad untuk berkompetisi meski belum bermain kompetisi domestik sejak akhir Februari. Kondisi ini menambah dimensi tambahan pada turnamen, di mana faktor eksternal turut memengaruhi persiapan tim.

Keberhasilan Al Ahli dalam menyingkirkan Al Duhail menambah catatan positif klub Saudi dalam kompetisi kontinental. Selama lima tahun terakhir, klub-klub Saudi telah menunjukkan dominasi dengan menempati beberapa tempat semifinal dan final. Penampilan Mahrez, yang sebelumnya dikenal melalui kiprahnya di Liga Premier Inggris, kini menjadi aset penting bagi Al Ahli dalam mengincar gelar pertama mereka di AFC Champions League sejak pembentukan kembali klub pada 2020.

Dengan jadwal perempat final yang akan datang, fokus tim kini beralih pada persiapan taktik melawan Johor Darul Ta’zim, tim yang dikenal dengan kecepatan serangan sayapnya. Penggemar di seluruh Timur Tengah menantikan laga yang diprediksi akan menjadi pertarungan sengit antara kecepatan Asia Tenggara dan ketangguhan tim Saudi. Semua mata kini tertuju pada Mahrez dan rekan-rekannya, menanti apakah mereka dapat melanjutkan performa impresif ini hingga mencapai final.

Leave a Comment