IPD – 22 Juni 2026 | Gerakan Right To Information (RTI) di Jammu dan Kashmir telah menunjukkan peningkatan yang signifikan. Namun, di sisi lain, Ladakh masih menjadi sebuah misteri dalam hal transparansi. Menurut analisis yang dilakukan oleh Commonwealth Human Rights Initiative (CHRI), Jammu dan Kashmir telah mencatat kenaikan sebesar 25,5% dalam pengajuan RTI pada tahun 2024-25 dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
Sementara itu, Ladakh masih belum mempublikasikan statistik RTI-nya sejak pembentukannya pada Oktober 2019. Hal ini menimbulkan pertanyaan tentang transparansi dan akuntabilitas pemerintah di daerah tersebut. CHRI juga menemukan bahwa Jammu dan Kashmir memiliki backlog yang cukup tinggi, dengan peningkatan sebesar 63,02% pada tahun 2024-25.
Di sisi lain, Menteri Kesehatan UT Khader berencana untuk memperbaiki layanan kesehatan di negara bagian tersebut. Ia berencana untuk membuka helpline 24 jam untuk menangani keluhan pasien dan memperbaiki sistem rekrutmen staf medis. Ia juga berencana untuk meningkatkan gaji dokter dan memperbaiki fasilitas kesehatan di daerah terpencil.
Sementara itu, di dunia olahraga, Lexi Greene dari Kaplan telah dinobatkan sebagai pemain softball terbaik di Acadiana. Ia telah menunjukkan penampilan yang luar biasa dengan rekor 24-7 dan ERA 2,84. Ia juga telah mencetak 41 RBIs dan 29 stolen bases.
Dalam beberapa bulan ke depan, diharapkan bahwa pemerintah akan meningkatkan transparansi dan akuntabilitas di Ladakh dan Jammu Kashmir. Sementara itu, layanan kesehatan di negara bagian tersebut diharapkan akan membaik dengan rencana yang telah dibuat oleh Menteri Kesehatan UT Khader.
Untuk meningkatkan layanan kesehatan, perlu adanya peningkatan dalam beberapa aspek, seperti penambahan staf medis, perbaikan fasilitas kesehatan, dan peningkatan gaji dokter. Dengan demikian, diharapkan bahwa layanan kesehatan di negara bagian tersebut akan menjadi lebih baik dan memadai untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
