IPD – 19 Juni 2026 | Penggemar Piala Dunia 2026 menghadapi kesulitan dalam memperoleh tiket karena kegagalan sistem resale. Banyak penggemar yang membeli tiket dari platform seperti StubHub, SeatGeek, dan Vivid Seats mengalami masalah dengan transfer tiket ke aplikasi resmi FIFA.
Salah satu kasus yang dilaporkan adalah Bina Ramroop, yang membeli tiket untuk pertandingan antara Spanyol dan Cape Verde di Atlanta Stadium. Namun, tiketnya tidak dapat ditransfer ke aplikasi resmi FIFA, sehingga dia tidak bisa masuk ke stadion.
Penggemar lainnya juga mengalami masalah serupa, dengan beberapa kasus melibatkan penipuan dan penjualan tiket yang tidak ada. FIFA telah mengeluarkan peringatan kepada penggemar untuk berhati-hati saat membeli tiket dari platform resale.
Sementara itu, di Inggris, penggemar Bristol City dapat membeli tiket untuk pertandingan persahabatan melawan Swindon Town. Tiket tersebut dijual secara online dan dapat dibeli oleh semua pendukung.
Dalam kasus lain, seorang penjual tiket di StubHub mengalami kerugian sebesar $1.782 karena kesalahan pembeli. Pembeli tersebut membeli tiket untuk konser Metallica, tetapi tidak menggunakan tiket yang sama untuk hari kedua konser.
StubHub telah mengeluarkan pernyataan bahwa mereka akan meningkatkan keamanan dan kenyamanan pengguna dalam membeli dan menjual tiket.
Kesimpulan: Kerusuhan tiket Piala Dunia 2026 telah menyebabkan banyak penggemar mengalami kesulitan dan kerugian. Oleh karena itu, penting bagi penggemar untuk berhati-hati saat membeli tiket dari platform resale dan memastikan bahwa tiket yang dibeli adalah asli dan valid.
