Jokowi Effect di 2029: Bagaimana Pengaruhnya Terhadap Pemilu Mendatang?

IPD – 16 Mei 2026 | Pemilu 2029 semakin dekat, dan nama Presiden ke-7 RI Joko Widodo kembali menjadi rebutan ruang politik. Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dan organisasi relawan Projo sama-sama menempatkan Jokowi sebagai figur sentral untuk menjaga pengaruh politik mereka ke depan.

Di satu sisi, PSI secara terbuka menyatakan Jokowi sudah menjadi bagian dari arah perjuangan partai. Ketua DPP PSI Bestari Barus mengatakan, Jokowi akan bersama PSI untuk menghadapi Pemilu 2029. Bahkan, PSI telah menetapkan Jokowi sebagai patron politik partai berlambang gajah tersebut.

Menurut Bestari, keyakinan itu diperkuat oleh pernyataan Jokowi dalam Rakernas PSI pada Januari 2026 lalu. Saat itu, Jokowi disebut menyatakan siap membantu pemenangan PSI. Jokowi bahkan siap turun langsung hingga ke daerah-daerah.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Projo Freddy Alex Damanik menegaskan Jokowi bukan milik kelompok atau partai politik tertentu. Polemik mengenai “Jokowi effect” itu pun memunculkan pertanyaan baru soal seberapa besar pengaruh Jokowi mendongkrak elektabilitas politik setelah tak lagi menjabat sebagai presiden.

Dalam konteks ini, peran Jokowi dalam Pemilu 2029 masih menjadi tanda tanya. Apakah Jokowi effect masih akan berpengaruh besar dalam pemilu mendatang? Jawabannya masih menunggu waktu.

Selain itu, perubahan nomenklatur program studi (Prodi) Teknik menjadi Rekayasa di seluruh perguruan tinggi Indonesia juga menjadi perhatian. Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani menyikapi kebijakan tersebut secara proporsional. Ia mendukung upaya penyelarasan dengan istilah internasional engineering karena dapat meningkatkan pengakuan global lulusan Indonesia.

Namun, Irfani juga mengingatkan agar kebijakan tersebut tidak sekadar ganti nama. Ia mendorong adanya peningkatan substansi kurikulum dan kualitas lulusan. Transisi menuju istilah “Rekayasa” harus dilakukan secara hati-hati agar tidak menimbulkan disorientasi akademik maupun administratif bagi mahasiswa dan alumni.

Kesimpulan, Pemilu 2029 akan menjadi ajang pertarungan politik yang sengit. Jokowi effect masih menjadi tanda tanya, dan peran Jokowi dalam pemilu mendatang masih menunggu waktu. Sementara itu, perubahan nomenklatur program studi Teknik menjadi Rekayasa harus diikuti dengan peningkatan substansi kurikulum dan kualitas lulusan.

Leave a Comment