IPD – 16 Mei 2026 | Jannik Sinner telah mencatat 27 kemenangan beruntun di ATP Tour, membuat banyak orang penasaran berapa lagi yang dibutuhkan untuk mencapai rekor tertinggi sepanjang masa.
Sinner telah memenangkan Indian Wells, Miami Open, Monte Carlo Masters, dan Madrid Open berturut-turut, dan belum mengalami kekalahan sejak kalah dari Jakub Mensik di Qatar Open.
Walaupun dalam bentuk yang luar biasa, Sinner masih harus menghadapi tantangan dari pemain lain, terutama Carlos Alcaraz yang absen saat ini.
Seorang ahli tennis, Steve Weissman, memperingatkan bahwa kemenangan Sinner harus diikuti dengan ‘catatan’ karena absennya Alcaraz.
Sinner juga mengalami kesulitan dalam pertandingan semifinal melawan Daniil Medvedev di Roma, di mana ia tampaknya menderita masalah kesehatan.
Walaupun demikian, Sinner tetap menjadi pemain yang sangat kuat dan berpotensi untuk mencapai rekor tertinggi dalam sejarah tennis.
Ia telah memenangkan 32 pertandingan Masters 1000 berturut-turut, melampaui rekor Novak Djokovic.
Sinner juga telah mencapai semifinal di semua turnamen Masters 1000 pertama di musim ini, sesuatu yang belum pernah dilakukan sejak Rafael Nadal.
Kehadiran pacarnya, Laila Hasanovic, di Roma juga menjadi sorotan, karena ia hadir untuk mendukung Sinner dalam pertandingan.
Hasanovic, seorang model asal Denmark, telah menjadi pendukung setia Sinner dan hadir dalam beberapa pertandingannya.
Dengan kemenangan Sinner yang terus berlanjut, ia semakin dekat dengan rekor tertinggi dalam sejarah tennis.
Namun, ia masih harus menghadapi tantangan dari pemain lain dan mempertahankan bentuk yang luar biasa ini untuk mencapai rekor tersebut.
