Jalen Green Siap Menebus Kekalahan, Tantang Warriors di Play-In NBA 2026

IPD – 18 April 2026 | Phoenix Suns mengandalkan Jalen Green untuk menyalip Golden State Warriors dalam pertandingan Play-In Tournament pada Jumat malam di PHX Arena. Pertarungan ini bukan sekadar perebutan nomor delapan di klasemen Barat, melainkan kesempatan bagi Green untuk membalas dendam setelah kegagalan tim melawan Warriors di playoff 2025, saat Steph Curry memimpin serangan mematikan.

Green, mantan pilihan nomor satu draft yang kini menjadi bintang muda Suns, menorehkan penampilan gemilang pada pertandingan play-in melawan Portland Trail Blazers. Ia mencetak 35 poin, menjadi pencetak angka terbanyak tim, meski Suns harus menelan kekalahan tipis 114-110. Penampilan tersebut menegaskan peran krusial Green dalam situasi kritis, sekaligus menambah harapan bahwa ia dapat mengulang performa serupa melawan Warriors.

Sebelum laga melawan Golden State, tim medis Suns mengonfirmasi bahwa Green telah bebas dari cedera hamstring kanan yang sempat mengganggu ia selama musim ini. Green bermain selama 39 menit dalam pertandingan melawan Blazers, mencatat rekor menit terlama musimnya. Karena tidak tercantum dalam laporan cedera resmi Warriors, ia diprediksi akan masuk tanpa batasan. Sementara itu, rekan satu timnya Grayson Allen dan Mark Williams masih diragukan karena masalah hamstring dan kaki.

Statistik musim reguler Green menunjukkan angka yang beragam. Dalam 14 pertandingan melawan Warriors selama musim reguler, ia rata‑rata mencetak 13,1 poin, 3,1 rebound, 2,9 assist, serta 1,1 steal per pertandingan. Namun, efisiensi tembakannya masih menjadi sorotan, dengan persentase tembakan lapangan hanya 31,2% dan tiga angka hanya 21,5%.

  • Rata‑rata poin per game: 13,1
  • Rata‑rata rebound per game: 3,1
  • Rata‑rata assist per game: 2,9
  • Persentase tembakan lapangan: 31,2%
  • Persentase tiga angka: 21,5%

Para analis menilai bahwa kecepatan dan atletisitas Green tetap menjadi aset utama Suns. John Voita dari SB Nation menyoroti kemampuan Green menciptakan ruang dan mengambil tembakan di area yang sulit diakses lawan. Meski efisiensi tembakannya belum optimal, keberanian mengambil tembakan penting, termasuk tembakan penentu yang meleset dengan 10 detik tersisa melawan Blazers, menunjukkan mental yang kuat.

Di sisi lain, kritik tajam diarahkan pada kelemahan tembakan luar Green. Warriors, yang dipimpin oleh Steph Curry, diperkirakan akan mengeksploitasi celah tersebut dengan menekan pertahanan Suns, memaksa Green untuk mengambil lemparan jarak jauh yang belum terbukti konsisten. Jika Green dapat meningkatkan akurasi tembakannya, ia berpotensi mengubah dinamika pertandingan dan membantu Suns meraih posisi unggul di playoff.

Jika Suns berhasil mengalahkan Warriors, mereka akan melaju ke babak pertama melawan Oklahoma City Thunder, juara NBA yang sedang dalam performa tinggi. Sebaliknya, kegagalan di Play-In dapat menutup peluang besar Suns untuk kembali bersaing di putaran utama postseason.

Dengan kondisi fisik yang kembali pulih, penampilan terbaru yang mengesankan, dan motivasi untuk menebus kekalahan sebelumnya, Jalen Green berada di persimpangan penting dalam kariernya. Keberhasilannya tidak hanya akan menentukan nasib Suns di Play-In, tetapi juga dapat menegaskan posisinya sebagai salah satu pemain muda paling menonjol di liga.

Leave a Comment