IPD – 13 April 2026 | Persib Bandung kembali menegaskan dominasinya di papan atas Super League 2025/26 dengan mengalahkan Bali United 3-2 pada laga lanjutan pekan ini. Pertandingan yang digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api pada Minggu, 12 April 2026 malam WIB, tidak hanya menambah daftar kemenangan tim asuhan Bojan Hodak, tetapi juga memperpanjang rekor tak terkalahkan menjadi 14 laga beruntun.
Sejak peluit pertama, Persib menunjukkan pola permainan yang agresif dan terorganisir. Pada menit ke-29, Ramon Tanque membuka skor lewat tendangan jarak menengah yang menembus pertahanan Bali United. Gol tersebut memberi kepercayaan diri bagi skuad Pangeran Biru untuk mengendalikan tempo pertandingan.
Bali United berusaha bangkit dengan serangan balik cepat, namun pertahanan Persib yang disiplin menahan setiap ancaman. Upaya Bali United membuahkan hasil pada menit ke-55 ketika Luciano Guaycochea menggandakan keunggulan Persib dengan tembakan keras dari luar kotak penalti. Skor 2-0 tampak seolah mengunci kemenangan bagi tuan rumah.
Namun, drama muncul pada menit ke-66 ketika bek tengah Persib, Patricio Matricardi, menerima kartu merah setelah melakukan pelanggaran keras terhadap pemain lawan. Keputusan wasit mengubah dinamika pertandingan, memaksa Persib bermain dengan 10 pemain. Bali United memanfaatkan keunggulan numerik tersebut dan memperkecil selisih pada menit ke-81 lewat gol dari Teppei Yachida.
Meskipun berada di bawah tekanan, Persib tidak menyerah. Federico Barba, yang sebelumnya dikenal lebih banyak berperan di lini pertahanan, turun ke posisi serang dan pada menit ke-87 menegaskan kembali keunggulan timnya dengan mencetak gol ketiga. Gol tersebut tidak hanya mengembalikan selisih dua gol, tetapi juga menumbuhkan semangat juang pada skuad yang kini berkurang satu orang.
Menjelang akhir pertandingan, Bali United masih berusaha melakukan comeback. Jordy Bruijn berhasil menambah satu gol pada waktu tambahan, menyempurnakan skor akhir menjadi 3-2. Meskipun demikian, kemenangan Persib tetap terjaga, menambah poin krusial dalam perburuan gelar.
Kemenangan ini meneguhkan posisi Persib di puncak klasemen dengan selisih empat poin dari Borneo FC, tim yang menempati posisi kedua. Rekor tak terkalahkan selama 14 laga menjadi bukti konsistensi taktik Bojan Hodak yang menekankan pertahanan solid dan serangan cepat. Selain itu, kemampuan pemain untuk tetap produktif meski berada dalam situasi kurang menguntungkan, seperti penampilan Barba, menunjukkan kedalaman skuad yang dimiliki Persib.
Secara statistik, Persib mencatat rata-rata penguasaan bola sebesar 58% selama pertandingan, dengan total tembakan ke arah gawang sebanyak 12 kali, di mana 7 di antaranya mengarah tepat ke gawang lawan. Di sisi lain, Bali United berhasil mencatat 9 tembakan, dengan 3 di antaranya menguji kiper Persib. Kedua tim menampilkan intensitas tinggi, namun keefektifan Persib dalam menyelesaikan peluang menjadi faktor penentu.
Keberhasilan Persib di atas lapangan juga mencerminkan kerja keras di balik layar. Pelatih Bojan Hodak terus mengoptimalkan taktik tim, sementara staf medis memastikan kebugaran pemain tetap terjaga meski jadwal pertandingan yang padat. Dukungan suporter yang hadir dalam jumlah besar di stadion juga memberikan dorongan moral yang signifikan bagi para pemain.
Dengan rekor tak terkalahkan yang terus menanjak, Persib Bandung kini dianggap sebagai tim paling dahsyat di Super League saat ini. Performa gemilang ini tidak hanya menarik perhatian para penggemar, tetapi juga menimbulkan tantangan baru bagi rival-rival yang berambisi merebut gelar juara. Pertandingan selanjutnya akan menjadi ujian sejati bagi ketangguhan Persib dalam mempertahankan posisi teratas.
Kesimpulannya, kemenangan 3-2 atas Bali United menegaskan kembali kualitas tim Pangeran Biru. Dari gol-gol penting yang dicetak oleh Ramon Tanque, Luciano Guaycochea, dan Federico Barba, hingga kemampuan bertahan meski bermain dengan 10 pemain, Persib menunjukkan bahwa mereka layak disebut sebagai tim paling dahsyat di Super League 2025/26. Dengan 14 laga tak terkalahkan, selisih poin yang nyaman, dan kedalaman skuad yang mumpuni, harapan besar menanti tim ini untuk mengamankan gelar juara pada akhir musim.
