IPD – 11 Mei 2026 | Film horor komedi garapan sutradara Joko Anwar, Ghost in the Cell, resmi menembus angka 3.026.540 penonton pada hari ke-25 penayangannya di bioskop. Kabar mengenai pencapaian tersebut dibagikan langsung oleh Joko Anwar melalui unggahan di akun Instagram pribadinya.
Sebagai bentuk apresiasi atas antusiasme penonton, Joko Anwar berjanji akan merilis lebih banyak konten eksklusif mengenai proses pembuatan film tersebut kepada publik. Film ini menceritakan teror supranatural di dalam lembaga pemasyarakatan bernama Labuhan Angsana.
Ghost in the Cell merupakan film hasil kolaborasi Indonesia dan Korea Selatan. Proyek ini melibatkan rumah produksi Come and See Pictures, Rapi Films, serta Barunson E&A. Sutradara sekaligus penulis film ini adalah Joko Anwar.
Proses membangun set penjara Ghost in the Cell membutuhkan waktu 2,5 bulan. Dennis Sutanto, Production Designer, menjelaskan bahwa ia menggabungkan gambaran penjara di film dan cerita narasumber yang pernah tinggal di lapas asli, tapi tidak merujuk ke lokasi tertentu.
Set penjara dua lantai berisi 30 sel dibangun tiga minggu sebelum syuting di Bandung, melibatkan koordinasi intens antara tim desain, konstruksi, dan art department agar hasilnya maksimal. Tim beranggotakan lebih dari 110 kru menata setiap sel dengan detail karakter unik.
Ghost in the Cell menjadi salah satu film Indonesia 2026 yang sukses menembus angka 3 juta penonton, bersama dengan Danur: The Last Chapter dan Tunggu Aku Sukses Nanti. Film ini menunjukkan peningkatan minat publik terhadap film lokal dengan genre beragam.
Kesimpulan, film Ghost in the Cell telah mencapai kesuksesan yang signifikan dengan menembus angka 3 juta penonton. Film ini merupakan contoh kesuksesan film horor komedi di Indonesia dan menunjukkan potensi besar bagi industri film lokal.
