ESDM Pastikan Kelanjutan Impor Minyak dari Rusia dan Potensi Penyesuaian Harga BBM

IPD – 18 Juni 2026 | Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan bahwa impor minyak dari Rusia akan terus berlanjut. Keputusan ini diambil untuk mengamankan pasokan energi dalam negeri dan mengantisipasi ketidakpastian situasi geopolitik dunia.

Menurut Juru Bicara Kementerian ESDM, Dwi Anggia, pengadaan minyak mentah dari Rusia merupakan salah satu langkah pemerintah untuk memperkuat cadangan energi nasional. Dwi juga menjelaskan bahwa kebijakan tersebut sejalan dengan instruksi Presiden Prabowo Subianto yang tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 26 Tahun 2026 tentang Pengadaan Minyak Bumi, Bahan Bakar Minyak, dan/atau Liquefied Petroleum Gas untuk Ketahanan Energi Nasional.

Selain itu, Kementerian ESDM juga memberikan sinyal adanya potensi penyesuaian harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi, seperti Pertamax, mengingat harga minyak mentah dunia yang terus mengalami tren penurunan. Dwi Anggia menyatakan bahwa harga BBM non-subsidi di dalam negeri sangat bergantung pada pergerakan harga minyak mentah dunia.

Di sisi lain, Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot Tanjung memastikan pemerintah akan memberikan kuota produksi batu bara di atas 600 juta ton pada 2026. Kebijakan ini menjadi bentuk relaksasi di tengah kenaikan harga batu bara global.

Kementerian ESDM juga menyebutkan bahwa Indonesia memiliki peran strategis dalam mendukung keberhasilan transisi energi global dari konvensional menjadi energi baru terbarukan. Direktur Pembinaan Pengusahaan Mineral, Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian ESDM, Cecep Mochammad Yasin, menyatakan bahwa Indonesia merupakan produsen utama berbagai mineral kritis, seperti nikel, timah, bauksit, tembaga, besi dan lain sebagainya.

Untuk itu, pemerintah perlu memastikan bahwa pengembangan industri hilir berjalan seiring dengan keberlanjutan sumber daya mineral. Dengan demikian, Indonesia dapat memainkan peran penting dalam mendukung keberhasilan transisi energi global.

Dalam beberapa waktu terakhir, harga BBM non-subsidi seperti Pertamax cenderung mengalami penurunan. Namun, pemerintah belum bisa memastikan kapan penyesuaian tersebut akan diberlakukan.

Dalam kesimpulan, Kementerian ESDM terus berupaya untuk mengamankan pasokan energi dalam negeri dan mengantisipasi ketidakpastian situasi geopolitik dunia. Dengan demikian, Indonesia dapat mempertahankan ketahanan energi nasional dan memainkan peran penting dalam mendukung keberhasilan transisi energi global.

Leave a Comment