Bojan Hodak Tegaskan Persib Siap Hadapi Ancaman Tim Besutan Eks Pemain Timnas dengan Semangat 200%

IPD – 07 April 2026 | Pelatih asal Kroasia, Bojan Hodak, kembali menegaskan tekad Persib Bandung menjelang laga krusial melawan Bali United pada pekan ke-27 BRI Super League 2025/2026. Setelah meraih kemenangan tipis 2-0 atas Semen Padang pada pekan ke-26, Maung Bandung kini berada di puncak klasemen dengan 61 poin, unggul sembilan poin dari Persija Jakarta dan empat poin dari Borneo FC. Namun, Hodak tak berpuas diri. Ia mengakui bahwa tim besutan mantan pemain timnas Indonesia, yang kini memperkuat Bali United, diprediksi akan mengerahkan 200 persen energi untuk menantang Persib di kandang Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Minggu, 12 April 2026.

Dalam wawancara pasca pertandingan melawan Semen Padang, Hodak mengungkapkan rencananya untuk mempelajari gaya permainan Bali United secara menyeluruh. “Saya akan menonton laga mereka pada akhir pekan ini, lalu baru kami menyusun taktik. Kami tidak boleh meremehkan kekuatan mereka, terutama karena mereka dipimpin oleh eks pemain timnas yang berpengalaman,” ujar pelatih tersebut. Bojan menambahkan bahwa menilai lawan hanya dari pertemuan pertama (yang berakhir dengan kemenangan tipis Persib 1-0 pada November 2025) tidak cukup, mengingat perubahan susunan pemain pada putaran kedua kompetisi.

Statistik tim Bali United menunjukkan peningkatan signifikan. Tim yang dipandu oleh pelatih asal Spanyol ini menurunkan formasi yang menitikberatkan pada serangan cepat, memanfaatkan kecepatan sayap kiri dan kanan yang dipimpin oleh pemain-pemain yang pernah mengenakan jersey Merah Putih. Bojan menilai, “Mereka akan menyiapkan strategi agresif, dan para pemain yang pernah berkontribusi di timnas pasti akan memberikan tekanan maksimal, bahkan sampai 200 persen, untuk mengganggu ritme permainan Persib.”

Persib sendiri mengandalkan kehadiran Ramon Tanque yang berhasil mencetak dua gol pada pertandingan melawan Semen Padang, masing-masing pada menit ke-32 dan ke-70. Gol-gol tersebut tidak hanya menambah tiga poin penting, tetapi juga menegaskan peran penting penyerang Brasil ini dalam skema serangan tim. Bojan menegaskan, “Ramon Tanque berada dalam kondisi prima, dan kami akan terus memaksimalkan kontribusinya bersama lini tengah yang solid.”

Di luar fokus taktik, Bojan juga menyoroti pentingnya konsistensi pada delapan laga tersisa musim ini. Dengan jarak poin yang masih cukup tipis terhadap Borneo FC (empat poin) dan selisih yang lebih lebar terhadap Persija Jakarta, pelatih tersebut menekankan bahwa setiap pertandingan harus diambil sebagai final. “Kami tidak boleh lengah. Fokus utama kami adalah mengamankan poin penuh di setiap laga, termasuk melawan Bali United yang kini lebih tangguh,” tegasnya.

Menilik jadwal kompetisi, Bali United dijadwalkan menurunkan tim pada pekan ke-26 melawan PSBS Biak pada Senin, 6 April 2026. Hasil pertandingan tersebut akan menjadi indikator utama bagi Bojan dalam menyiapkan strategi defensif dan ofensif Persib. Jika Bali United tampil dominan, Persib harus menyiapkan rencana kontingensi, termasuk penekanan pada pressing tinggi dan penguasaan bola di lini tengah.

Selain aspek taktik, Bojan juga menyinggung pentingnya dukungan suporter dalam menciptakan atmosfer yang mendukung tim. “Suporter Persib selalu menjadi 12 pemain keempat. Kami mengandalkan energi mereka di GBLA untuk menambah semangat pemain,” katanya. Ia menambahkan, “Kami berharap suporter tetap bersikap sportif, namun dengan gairah yang mampu menaklukkan lawan, termasuk tim yang dipimpin oleh eks pemain timnas.”

Secara keseluruhan, persiapan Persib menjelang laga melawan Bali United mencakup analisis video, latihan intensif, dan penyesuaian taktik berdasarkan hasil pertandingan lawan. Bojan Hodak menutup pernyataannya dengan keyakinan bahwa Persib dapat mempertahankan posisi puncak klasemen jika mampu mengendalikan pertandingan dan mengantisipasi serangan balik lawan yang diprediksi akan mengerahkan seluruh tenaga.

Jika Persib berhasil mengamankan tiga poin melawan Bali United, jarak mereka dengan pesaing terdekat akan meluas menjadi lebih dari delapan poin, memperkuat peluang meraih gelar juara pada akhir musim. Namun, kegagalan dalam mengatasi tekanan dari tim besutan eks pemain timnas dapat mengancam dominasi mereka di papan atas klasemen. Pertarungan ini tidak hanya menjadi ujian taktik, melainkan juga uji mental bagi Bojan Hodak dan skuadnya.

Leave a Comment