IPD – 01 April 2026 | Timnas Irak mengamankan tempat di putaran final Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Bolivia 2-1 dalam laga play‑off inter‑konfederasi yang digelar di Stadion BBVA Monterrey, Meksiko, pada Rabu (1/4/2026). Kemenangan dramatis ini menandai kembalinya Irak ke ajang sepak bola paling bergengsi setelah empat dekade terakhir, terakhir tampil pada Piala Dunia 1986 di Meksiko.
Gol pembuka datang pada menit ke‑10 lewat tendangan kaki kiri Ali Al‑Hamadi, namun Bolivia menyamakan kedudukan melalui Moisés Paniagua pada menit ke‑38. Irak kembali memimpin lewat gol penentu Aymen Hussein pada menit ke‑53, memastikan hasil akhir 2-1. Kemenangan tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan nasional Irak, tetapi juga membuka peluang besar bagi bek Persib Bandung, Frans Putros, yang menjadi bagian dari skuad Irak.
Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, mengungkapkan rasa bangga dan harapannya pada kesempatan emas ini. “Bagus kita memiliki pemain di Piala Dunia. Bagus untuknya karena saat ini dia sudah di atas 30 tahun, jadi mungkin ini kesempatan terakhirnya. Bagi setiap pemain, tampil di Piala Dunia adalah impian tertinggi,” ujar Hodak dalam konferensi pers di Stadion Gelora Bandung Lautan Api pada sore hari yang sama.
Putros, yang berusia 32 tahun, telah menjadi andalan lini belakang Persib dengan 20 penampilan di Liga 1 musim 2025/2026, mencatat satu gol dan dua assist. Ia juga turut berkontribusi dalam AFC Champions League Two dengan tujuh penampilan dan satu gol. Pemanggilan resmi dari Federasi Sepak Bola Irak datang melalui surat yang ditandatangani Sekretaris Jenderal Mohammed Farhan Obaid, menugaskan Putros untuk mengikuti pemusatan latihan di Monterrey sejak 23 Maret hingga 2 April 2026.
Berikut rangkaian penting dalam perjalanan Irak menuju Piala Dunia:
- 15 November 2025 – Irak menyingkirkan Uni Emirat Arab pada babak kelima kualifikasi zona Asia.
- 23 Maret–2 April 2026 – Pemusatan latihan di Monterrey, Meksiko.
- 1 April 2026 – Kemenangan 2-1 melawan Bolivia di final play‑off, memastikan tiket ke Piala Dunia.
Dengan lolosnya Irak, konfederasi AFC kini memiliki sembilan wakil di Piala Dunia 2026, bersama Iran, Jepang, Yordania, Qatar, Arab Saudi, Korea Selatan, Uzbekistan, dan Australia. Irak akan masuk ke Grup I bersama Prancis, Senegal, dan Norwegia, dengan laga perdana dijadwalkan pada 16 Juni 2026 melawan Norwegia di Amerika Serikat.
Harapan Bojan Hodak tidak hanya terbatas pada kebanggaan pribadi, melainkan juga pada dampak positif bagi Persib Bandung. “Jika Putros terpilih dalam skuad final, nama Persib akan semakin dikenal di kancah internasional,” tegas Hodak. Ia menambahkan bahwa pengalaman di Piala Dunia akan meningkatkan kualitas teknis dan mental pemain, yang pada gilirannya dapat mengangkat prestasi klub di kompetisi domestik maupun regional.
Para pengamat menilai bahwa kehadiran Putros di panggung dunia dapat menjadi inspirasi bagi pemain Indonesia lainnya, terutama yang berusia di atas tiga dekade. Kesempatan terakhir untuk menorehkan sejarah di level internasional ini menuntut performa konsisten selama fase persiapan dan turnamen final.
Kesimpulannya, kemenangan Irak melawan Bolivia tidak hanya menandai keberhasilan timnas, tetapi juga membuka lembaran baru bagi Frans Putros dan Persib Bandung. Dukungan penuh Bojan Hodak menjadi simbol semangat kebersamaan antara klub dan negara, sekaligus menegaskan bahwa ambisi Piala Dunia kini berada dalam jangkauan pemain berpengalaman seperti Putros.
