Bach Multi Global Tbk Siap Melantai di Bursa Efek Indonesia dengan Kode Saham BACH

IPD – 23 Juni 2026 | PT Bach Multi Global Tbk, anak perusahaan Grup Djarum, siap melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan kode saham BACH. Perusahaan ini bergerak di bidang penjualan dan penyewaan genset serta jasa konstruksi dan pemeliharaan infrastruktur telekomunikasi.

Bach Multi Global Tbk didirikan pada September 2006 dan awalnya berfokus pada penjualan genset untuk mendukung kebutuhan listrik, terutama di sektor telekomunikasi. Seiring meningkatnya kebutuhan infrastruktur telekomunikasi di Indonesia, perusahaan kemudian memperluas bisnisnya ke jasa konstruksi dan pemeliharaan infrastruktur telekomunikasi, dan tetap menjalankan usaha penjualan dan penyewaan genset, termasuk untuk sektor non-telekomunikasi.

Perusahaan ini menawarkan sebanyak-sebanyaknya 615 juta saham baru dengan nilai nominal Rp 50 per saham atau setara dengan 15,06% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO. Saham tersebut ditawarkan di kisaran harga Rp 400 hingga Rp 500 per saham. Dari aksi korporasi ini, BACH berpotensi menghimpun dana sekitar Rp 246 miliar hingga Rp 307,5 miliar.

Adapun penjamin pelaksana efek perusahaan yakni PT Erdikha Elit Sekuritas. Seluruh dana hasil penawaran umum perdana saham setelah dikurangi biaya emisi, sebesar Rp 91,02 miliar akan digunakan untuk melunasi sebagian utang kepada PT Bank Permata Tbk yang berasal dari fasilitas pinjaman jangka pendek omnibus revolving loan dengan penarikan bertahap pada periode Januari hingga Maret 2026.

Sisanya, dana sekitar Rp 213,48 miliar digunakan sebagai modal kerja, terutama untuk pembelian genset yang akan dijual maupun disewakan kembali oleh perseroan. Apabila dana hasil IPO tersebut tidak mencukupi untuk membiayai rencana penggunaan dana, maka sumber lain yang menjadi alternatif adalah dari dana internal Perseroan dan/atau pinjaman kepada pihak ketiga.

Bach Multi Global Tbk dijadwalkan akan melantai di BEI pada 7 Juli 2026 mendatang. Dengan demikian, perusahaan ini siap untuk memulai babak baru dalam perkembangannya dan meningkatkan visibilitasnya di pasar modal Indonesia.

Kesimpulan, Bach Multi Global Tbk siap melantai di Bursa Efek Indonesia dengan kode saham BACH dan menawarkan saham perdana dengan kisaran harga Rp 400 hingga Rp 500 per saham. Perusahaan ini bergerak di bidang penjualan dan penyewaan genset serta jasa konstruksi dan pemeliharaan infrastruktur telekomunikasi, dan berpotensi menghimpun dana sekitar Rp 246 miliar hingga Rp 307,5 miliar dari IPO.

Leave a Comment