IPD – 22 Mei 2026 | MotoGP dilaporkan sedang mempertimbangkan untuk menghapus aturan dua sepeda per pembalap sebagai langkah penghematan biaya. Pedro Acosta, salah satu pembalap muda yang berpotensi, mungkin akan terkena dampak dari perubahan aturan ini.
Menurut Motorsport.com, MotoGP ingin mengganti aturan dua sepeda per pembalap dengan hanya satu sepeda per pembalap. Hal ini bertujuan untuk mengurangi biaya operasional tim dan pembalap. Namun, perubahan aturan ini juga dapat mempengaruhi strategi balap dan keselamatan pembalap.
Dalam balap Catalunya MotoGP minggu lalu, Fabio di Giannantonio memenangkan balap menggunakan sepeda keduanya setelah sepeda pertamanya rusak sebelum berhenti pertama. Pedro Acosta juga menggunakan sepeda keduanya dalam balap yang sama setelah sepeda pertamanya mengalami masalah teknis sebelum bendera merah pertama. Jika aturan baru diterapkan, skenario seperti ini tidak akan mungkin terjadi lagi.
Perubahan aturan ini juga dapat meningkatkan tekanan pada pembalap, karena mereka harus lebih berhati-hati dalam mengemudi dan tidak boleh membuat kesalahan yang dapat menyebabkan kerusakan pada sepeda. Jika sepeda rusak, pembalap harus menggunakan sepeda yang sama untuk sisa akhir pekan, kecuali jika sepeda tersebut rusak parah dan tidak dapat diperbaiki.
Aturan ini berbeda dengan aturan yang digunakan dalam kejuaraan motorsport lainnya, seperti Formula 1 dan WorldSBK, yang tidak memiliki aturan dua sepeda per pembalap. Dalam WorldSBK, hanya satu sepeda yang digunakan per pembalap, meskipun ada sepeda cadangan yang tersedia jika sepeda utama rusak parah.
Pedro Acosta dan pembalap lainnya harus menyesuaikan diri dengan perubahan aturan ini jika diterapkan. Mereka harus lebih berhati-hati dan strategis dalam mengemudi untuk menghindari kerusakan pada sepeda dan memaksimalkan peluang mereka untuk memenangkan balap.
Kesimpulan, perubahan aturan MotoGP ini dapat memiliki dampak signifikan pada strategi balap dan keselamatan pembalap. Pembalap seperti Pedro Acosta harus menyesuaikan diri dengan perubahan aturan ini untuk tetap kompetitif dalam kejuaraan.
