Vivo X300 Ultra Gegerkan Pasar: Kamera 200MP Ganda, Zoom 400mm, dan Baterai 7.100mAh Siap Menantang Kompetitor

IPD – 01 April 2026 | Vivo resmi meluncurkan varian flagship terbarunya, Vivo X300 Ultra, pada acara peluncuran musim semi di China pada tanggal 31 Maret 2026. Perangkat ini menonjolkan kemampuan fotografi profesional dengan sistem kamera ganda beresolusi 200MP, dukungan lensa Zeiss, serta fitur zoom eksternal hingga 400 mm, sekaligus menawarkan daya tahan baterai yang mengesankan.

Desain X300 Ultra mengambil inspirasi dari kamera profesional berjenis DECO, dengan bodi minimalis bertekstur bergerigi, trim perak, dan tiga pilihan warna: Film Green, Silver Tone, serta Hitam klasik. Dilengkapi sertifikasi IP68 dan IP69, smartphone ini siap menghadapi kondisi lingkungan yang keras, termasuk percobaan air dan debu.

Layar 6,82 inci berjenis LTPO AMOLED menampilkan resolusi 1440 × 3160 piksel dan refresh rate 144 Hz, menjadikannya panel pertama dalam seri X yang mengusung kecepatan visual tersebut. Teknologi HDR10+ serta dukungan 100 % DCI‑P3 memastikan reproduksi warna yang akurat, sementara kecerahan puncak mencapai 1500 nits, cocok untuk penggunaan di luar ruangan.

Di bawah kap, Vivo X300 Ultra ditenagai chipset Qualcomm Snapdragon 8 Elite Gen 5, dipadukan dengan memori RAM LPDDR5X hingga 16 GB dan penyimpanan internal UFS 4.1 hingga 1 TB. Sistem pendingin “Ice Pulse Fluid VC” dengan aliran cairan dan ruang uap yang lebih besar menjanjikan pengelolaan suhu yang optimal, terutama saat menjalankan aplikasi berat atau bermain game intensif.

Baterai berkapasitas 7 100 mAh memberikan daya tahan yang cukup lama untuk penggunaan seharian penuh. Pengisian cepat kabel 90 W memungkinkan pengisian penuh dalam waktu kurang dari satu jam, sementara dukungan pengisian nirkabel 50 W menambah fleksibilitas bagi pengguna.

Sistem kamera menjadi titik fokus utama X300 Ultra. Tiga lensa belakang terdiri atas:

  • Kamera utama 200 MP dengan sensor Sony LYTIA 901, aperture f/1.85, dan OIS, dirancang bersama Zeiss untuk menurunkan refleksi serta meningkatkan penangkapan cahaya.
  • Kamera telefoto 200 MP berbasis sensor Samsung HP0, aperture f/2.67, OIS, serta autofokus cepat hingga 60 fps, menawarkan perbesaran optik 3,7×.
  • Kamera ultra‑wide 50 MP dengan sensor Sony LYTIA 818, aperture f/2.0, OIS, dan teknologi spektrum bionik VCS generasi ketiga.

Semua lensa mendukung perekaman video 4K pada 120 fps, menjadikan X300 Ultra pilihan menarik bagi pembuat konten. Selain itu, Vivo memperkenalkan dua modul telekonverter eksternal Zeiss: G2 dengan panjang fokus 200 mm (sekitar 8,7× zoom optik) dan G2 Ultra yang memperluas hingga 400 mm dengan 15 elemen optik, memberikan fleksibilitas layaknya kamera DSLR.

Kamera depan 50 MP dengan aperture f/2.45 menyajikan selfie beresolusi tinggi serta mendukung mode portrait dan AI beautify. Pada tingkat perangkat lunak, X300 Ultra menjalankan Android 16 dengan antarmuka OriginOS 6, menawarkan fitur AI fotografi seperti Blueprint Color Palette, AI Creation Camera, serta mode sinematik yang dapat menyesuaikan gaya visual secara real‑time.

Varian penyimpanan tersedia dalam empat konfigurasi: 12 GB RAM/256 GB, 12 GB/512 GB, 16 GB/512 GB, dan 16 GB/1 TB, semua menggunakan teknologi UFS 4.1. Harga resmi di pasar China diperkirakan mulai dari sekitar Rp 12 jutaan untuk varian dasar, dengan harga naik seiring peningkatan kapasitas penyimpanan.

Secara keseluruhan, Vivo X300 Ultra menandai langkah signifikan Vivo dalam bersaing di segmen flagship premium, khususnya pada aspek fotografi profesional. Dengan kombinasi sensor 200 MP ganda, dukungan lensa Zeiss, dan zoom eksternal hingga 400 mm, perangkat ini tidak hanya menyasar penggemar selfie, tetapi juga fotografer mobile yang menginginkan kualitas setara kamera mirrorless. Jika performa, tampilan, serta daya tahan baterai menjadi pertimbangan utama, X300 Ultra layak menjadi pilihan utama di pasar smartphone 2026.

Leave a Comment