IPD – 15 Juni 2026 | Provinsi Lampung sedang mengalami perkembangan dalam sistem pendidikan, terutama dengan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). SPMB ini merupakan sistem penerimaan murid baru yang menggantikan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) dan dilaksanakan secara daring di beberapa daerah, termasuk Lampung.
Untuk SPMB SMA Unggul Lampung, sebanyak 12.206 siswa diterima dari total sekitar 34.000 pendaftar. Nilai kelulusan berbeda-beda di setiap sekolah sesuai jalur seleksi yang digunakan. Sementara itu, masih ada 178 bangku kosong yang tersedia.
Di samping itu, Universitas Teknokrat Indonesia juga menggelar Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) secara daring, yang menghadirkan dosen terbaik dan pakar dari Malaysia. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi pedagogis dan diikuti oleh ratusan peserta dari Indonesia dan Malaysia.
SPMB Banten untuk jenjang SMK jalur reguler juga membuka pendaftaran bagi lulusan SMP/MTs atau sederajat yang memenuhi persyaratan usia dan administrasi. Proses pendaftaran dilakukan secara daring melalui situs web https://spmb.bantenprov.go.id, dan calon murid dapat melakukan pra-pendaftaran sebelum melakukan pendaftaran secara resmi.
Dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan, Dinas Pendidikan dan Pertanian Kabupaten Langkat memberikan apresiasi tinggi terhadap gerakan “Tanam Hari Ini, Panen Masa Depan” yang diinisiasi oleh Kelompok Kerja Guru (KKG) Gugus 2 Kecamatan Binjai. Gerakan ini bertujuan untuk membangun karakter peduli lingkungan dan ketahanan pangan berbasis sekolah.
Kesimpulan, SPMB Lampung dan pengembangan pendidikan di Provinsi Lampung menunjukkan upaya serius untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan mempersiapkan generasi masa depan. Dengan demikian, diharapkan pendidikan di Lampung dapat berkembang lebih baik dan membawa dampak positif bagi masyarakat.
