IPD – 11 April 2026 | Golden State Warriors tengah menjalani fase krusial menjelang penutup musim NBA 2025-2026. Kedua bersaudara Curry, Stephen dan Seth, memainkan peran penting dalam strategi tim, namun keduanya mengalami situasi yang berbeda pada minggu terakhir April. Sementara Stephen Curry dipastikan kembali ke lapangan setelah mengalami cedera lutut kanan yang mengganggu penampilannya selama dua bulan, Seth Curry dinyatakan tidak dapat bermain pada pertandingan melawan Sacramento Kings pada tanggal 10 April 2026.
Penjelasan resmi dari tim mengindikasikan bahwa Seth Curry harus absen karena alasan pemeliharaan (maintenance-related absence). Keputusan ini memberikan kesempatan bagi pemain-pemain lain seperti Pat Spencer, Gary Payton II, dan De’Anthony Melton untuk mendapatkan menit tambahan pada hari Jumat. Kehilangan Seth, yang biasanya memberikan kontribusi signifikan sebagai penembak tiga angka, menambah beban pada roster Warriors yang sudah tertekan oleh beberapa cedera.
Di sisi lain, Stephen Curry, yang baru-baru ini kembali setelah cedera lutut kanan yang menghambatnya sejak Februari, diperkirakan akan tampil melawan Kings. Tim melaporkan bahwa selain Curry, Kristaps Porzingis dan Al Horford juga dijadwalkan bermain, sementara Will Richard dan Gui Santos masih dalam status meragukan. Kembalinya Stephen Curry memberikan harapan bagi Warriors, terutama mengingat ia masih mencatat rata-rata 27 poin, 4,8 assist, dan 3,5 rebound per pertandingan dengan efisiensi tembakan 46,8% di lapangan.
Namun, kembalinya Curry tidak serta merta menjamin kesuksesan tim. Warriors berada di posisi ke-10 pada klasemen Barat dan harus berhadapan dengan tim-tim seperti Portland Trail Blazers atau Los Angeles Clippers dalam turnamen Play-In. Kekurangan dukungan di sekitar Curry, terutama setelah kepergian Jimmy Butler akibat robekan ACL, menimbulkan pertanyaan mengenai kemampuan tim untuk melaju lebih jauh di playoff.
Pada pertandingan sebelumnya melawan Los Angeles Lakers, Warriors memutuskan untuk menahan Stephen Curry sebagai tindakan pencegahan, meskipun ia dinyatakan siap bermain pada hari berikutnya. Keputusan tersebut mencerminkan pendekatan hati-hati manajemen dalam melindungi pemain bintang dari risiko cedera lebih lanjut menjelang fase penting musim.
Sementara itu, insiden menarik terjadi dalam pertandingan melawan Sacramento Kings beberapa hari sebelumnya. Kepala pelatih Kings, Doug Christie, secara keliru menginstruksikan pemainnya, Doug McDermott, untuk melakukan foul terhadap guard Warriors, Seth Curry, pada saat Kings memimpin dengan selisih satu poin dan waktu tersisa 3:15 menit di kuarter keempat. NBA kemudian mengklarifikasi bahwa tindakan tersebut bukanlah upaya sengaja untuk mempengaruhi hasil pertandingan, melainkan kesalahan taktik karena pelatih mengira Warriors tidak dalam keadaan penalti. Seth Curry berhasil menembak satu dari dua lemparan bebas, menyamakan skor 101-101, namun Kings akhirnya memenangkan pertandingan dengan skor 110-105.
Insiden ini menambah kompleksitas situasi Warriors, yang harus mengatasi tidak hanya masalah cedera tetapi juga dinamika pertandingan yang kadang tidak menguntungkan. Meskipun tim berusaha mengoptimalkan rotasi pemain, absen Seth Curry pada pertandingan melawan Kings mempersempit pilihan taktis, terutama dalam mengatasi pertahanan ketat dari lawan.
Berikut ringkasan situasi terkini Warriors menjelang Play-In Tournament:
- Stephen Curry: Kembali dari cedera lutut, dipastikan bermain melawan Kings.
- Seth Curry: Dinonaktifkan karena alasan pemeliharaan, tidak akan bermain pada pertandingan melawan Kings.
- Kristaps Porzingis & Al Horford: Dijadwalkan bermain.
- Will Richard & Gui Santos: Status meragukan.
- Pat Spencer, Gary Payton II, De’Anthony Melton: Memperoleh menit tambahan.
Dengan kombinasi pemain inti yang kembali dan pemain cadangan yang harus mengisi kekosongan, Warriors berupaya mempertahankan ritme permainan menjelang akhir musim. Kinerja Stephen Curry akan menjadi faktor penentu, mengingat peranannya tidak hanya sebagai pencetak skor utama tetapi juga sebagai pemimpin di lapangan.
Secara keseluruhan, Warriors berada pada persimpangan penting. Kembalinya Stephen Curry memberikan peluang untuk mengangkat semangat tim, namun absennya Seth Curry menuntut penyesuaian taktis yang cepat. Jika Warriors dapat memaksimalkan kontribusi pemain yang tersedia dan mengatasi tantangan taktis, mereka masih memiliki peluang untuk melaju melalui Play-In Tournament dan menantang tim-tim kuat di babak playoff.
Kesimpulannya, minggu ini menjadi momen penentu bagi Warriors. Keseimbangan antara kesehatan pemain bintang, kedalaman skuad, dan keputusan taktis pelatih akan menentukan apakah tim ini dapat mengubah nasibnya dan melanjutkan perjuangan di playoff meski berada dalam posisi yang tidak menguntungkan.
