IPD – 24 Juni 2026 | Pope Francis baru-baru ini memutuskan untuk dimakamkan di Basilika Santa Maria Maggiore, bukan di St. Peter’s Basilica, menandai perubahan besar dalam tradisi Gereja Katolik. Keputusan ini diambil saat Eropa dilanda gelombang panas yang parah, yang menurut para ahli, disebabkan oleh fenomena ‘heat dome‘.
Heat dome adalah sistem tekanan tinggi yang tetap di satu tempat selama beberapa hari, mengumpulkan panas dan kelembaban yang berbahaya. Menurut Mireia Ginesta, asosiasi peneliti di Climate Litigation Lab, sistem tekanan tinggi ini menyebabkan udara turun ke ketinggian yang lebih rendah, sehingga meningkatkan suhu dan tekanan.
Ilmuwan iklim Jennifer Francis menjelaskan bahwa ‘heat dome’ sebenarnya adalah apa yang dilakukan oleh jet stream, yaitu aliran udara cepat di ketinggian tinggi yang membentuk pola cuaca yang kita alami. Gelombang panas yang parah ini telah memengaruhi jutaan orang di seluruh benua Eropa, terutama di Perancis, Italia, Spanyol, dan Inggris.
Sementara itu, di tempat lain, insinyur kepala Karthikeyan Deenadayalan dari kapal kargo Dali mengakui bahwa dia tidak melaporkan masalah keamanan pada kapal sebelum kapal itu menabrak Jembatan Francis Scott Key di Baltimore, menyebabkan kerusakan parah.
Di bidang olahraga, pelatih Francis Graffard menyambut baik keputusan untuk memungkinkan kuda jantan (geldings) berlaga di Qatar Prix de l’Arc de Triomphe mulai tahun 2027, yang dianggap sebagai langkah positif untuk menjaga status balap kuda Prancis sebagai salah satu acara paling menarik di dunia.
Terakhir, pekerja di enam rumah sakit Prime Healthcare di Illinois berencana untuk melakukan mogok kerja pada tanggal 2 Juli, dengandalih bahwa Prime telah mengganggu hak mereka untuk berorganisasi dan bernegosiasi secara kolektif.
Kesimpulan: Dari keputusan Pope Francis untuk dimakamkan di Basilika Santa Maria Maggiore hingga gelombang panas yang melanda Eropa, dan dari insiden keamanan di kapal kargo hingga keputusan di balap kuda, berbagai peristiwa menarik telah terjadi di seluruh dunia. Semua ini menunjukkan bahwa perubahan dan kejutan dapat terjadi kapan saja dan di mana saja.
