IPD – 14 April 2026 | Persib Bandung kembali menegaskan dominasinya di puncak klasemen BRI Super League 2025/2026 setelah menumbangkan Bali United dengan skor tipis 3-2 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Minggu, 12 April 2026. Kemenangan ini tidak hanya menambah tiga poin penting, melainkan juga menegaskan keunggulan taktik pelatih Bojan Hodak meski harus bermain dengan sepuluh pemain sejak menit ke-65 setelah Patricio Matricardi menerima kartu merah.
Gol pembuka datang dari Ramon Tanque pada menit ke-29, diikuti oleh serangan balik Luciano Guaycochea pada menit ke-55. Kedua gol tersebut memberikan keunggulan 2-0 bagi Maung Bandung. Bali United kemudian mengurangi selisih pada menit ke-70 lewat tendangan bebas Teppei Yachida, namun Federico Barba mengembalikan keunggulan Persib dengan gol tendangan bebas pada menit ke-87. Gol tambahan dari Jordy Bruijn di waktu tambahan tidak cukup untuk mengubah hasil akhir.
Pelatih Bojan Hodak mengakui bahwa pertandingan menjadi lebih berat setelah reduksi pemain. “Jika kami tetap bermain 11 lawan 11, kami bisa menutup pertandingan lebih cepat,” ujarnya. Ia menekankan pentingnya konsistensi dan fokus pada sisa tujuh laga yang tersisa, terutama mengingat persaingan ketat dengan Borneo FC Samarinda yang berada di posisi kedua dengan selisih empat poin.
Pengamat sepak bola Ronny Pangemanan menilai Persib menjadi tim paling sulit dikalahkan di GBLA. “Persib belum pernah kalah di kandang sejauh ini dan memiliki banyak opsi pencetak gol,” katanya, menyoroti kontribusi tiga pencetak gol pada laga melawan Bali United.
Dengan tujuh pertandingan tersisa, termasuk empat laga kandang, Persib harus menjaga performa agar tidak memberi ruang bagi rival. Borneo FC, yang berada di peringkat kedua dengan 60 poin, tetap menjadi ancaman utama. Jika Persib gagal mengamankan setidaknya tiga poin dalam tiga laga berikutnya, peluang Borneo untuk menyusul menjadi lebih besar.
Berikut ini ringkasan klasemen setelah pertandingan melawan Bali United:
- Persib Bandung – 64 poin (27 laga)
- Borneo FC Samarinda – 60 poin
- Persija Jakarta – 55 poin
- Malut United – 46 poin
- Bhayangkara FC – 44 poin
Statistik ini menunjukkan bahwa Persib telah mencatatkan 20 kemenangan dari 27 laga, sebuah rekor yang mengukuhkan posisi mereka sebagai kandidat kuat meraih hat-trick gelar Super League.
Di luar lapangan, manajer tim dan kapten Marc Klok menekankan pentingnya konsistensi. “Kami fokus pada setiap pertandingan, tidak mengandalkan hasil sebelumnya. Setiap tiga poin harus dipertahankan,” ujarnya dalam konferensi pers pasca laga.
Keberhasilan Persib juga tercermin dari kepercayaan publik. Penonton di GBLA selalu memberikan dukungan meriah, menciptakan atmosfer yang menambah motivasi pemain. Hal ini menjadi faktor kunci dalam mempertahankan rekor tak terkalahkan di kandang.
Menatap sisa musim, strategi utama Persib adalah mempertahankan pertahanan solid meski harus bermain dengan 10 pemain, serta memanfaatkan variasi serangan yang dimiliki oleh Ramon Tanque, Luciano Guaycochea, dan Federico Barba. Jika berhasil, peluang mereka untuk mengunci gelar juara semakin besar, sekaligus menambah catatan historis dengan hat-trick gelar liga.
Persib Bandung kini berada pada posisi krusial; setiap langkah ke depan harus diiringi dengan disiplin taktik dan mental juara. Dengan semangat tim yang tinggi dan dukungan fanatis dari suporter, harapan akan gelar tiga kali beruntun tampak semakin nyata.
