IPD – 10 April 2026 | Persib Bandung kembali menegaskan dominasinya di puncak klasemen Liga 1 Indonesia musim 2024/2025 dengan mengumpulkan 46 poin. Pencapaian ini menjadikan Macan Bandung sebagai tim terkuat sementara Dewa United menunjukkan performa impresif dengan menekan Persija Jakarta dan Persebaya Surabaya, dua tim tradisional yang kini berada di posisi menengah.
Berikut rangkuman lengkap klasemen sementara per 9 April 2026:
| Posisi | Tim | Poin |
|---|---|---|
| 1 | Persib Bandung | 46 |
| 2 | Persija Jakarta | 39 |
| 3 | Persebaya Surabaya | 38 |
| 4 | Dewa United | 37 |
| 5 | Bali United | 34 |
| 6 | Persik Kediri | 32 |
| 7 | Persita Tangerang | 32 |
| 8 | Borneo FC | 32 |
| 9 | Arema FC | 31 |
| 10 | PSM Makassar | 31 |
| 11 | Malut United | 29 |
| 12 | PSBS Biak | 28 |
| 13 | PSIS Semarang | 21 |
| 14 | PSS Sleman | 19 |
| 15 | Barito Putera | 19 |
| 16 | Semen Padang | 17 |
| 17 | Madura United | 16 |
| 18 | Persis Solo | 14 |
Persib Bandung memanfaatkan keunggulan lini tengah yang stabil serta serangan yang tajam. Pemain kunci seperti Ramon Tanque terus menambah kontribusi gol dan assist, membuat lawan kesulitan menahan tekanan. Dengan selisih tujuh poin dari tim terdekat, Persib memiliki margin aman untuk mengejar gelar juara, asalkan tidak mengalami penurunan performa di sisa pertandingan.
Sementara itu, Dewa United berada di posisi keempat dengan 37 poin, menempati jarak tipis dari Persija dan Persebaya. Keberhasilan Dewa United menumpuk tiga poin beruntun melawan tim-tim papan atas menandakan perubahan taktik yang berhasil. Penyerang mereka menunjukkan efisiensi tinggi dalam mengeksekusi peluang, menjadikan Dewa United sebagai ancaman serius bagi tim-tim besar.
Di sisi lain, Persija Jakarta dan Persebaya Surabaya tampak tertekan. Persija, yang biasanya menjadi kontestan kuat, kini harus berjuang keras untuk mempertahankan posisi di papan atas. Kekurangan dalam lini pertahanan menjadi faktor utama penurunan poin mereka. Persebaya, meski masih berada di tiga posisi teratas, harus meningkatkan konsistensi terutama dalam pertandingan tandang untuk menghindari tekanan dari Dewa United.
Tim-tim menengah seperti Bali United, Persik Kediri, dan Persita Tangerang berada dalam zona persaingan untuk lolos ke putaran akhir. Mereka memiliki peluang untuk menggeser posisi jika dapat memanfaatkan celah dalam pertahanan tim-tim di atas mereka.
Di bagian bawah klasemen, Persis Solo berada di posisi terendah dengan hanya 14 poin. Persaingan untuk menghindari degradasi menjadi semakin ketat, terutama antara Persis Solo, Madura United, dan Semen Padang. Setiap laga berikutnya akan sangat menentukan nasib mereka di Liga 1 musim ini.
Secara keseluruhan, kompetisi Liga 1 2024/2025 menunjukkan dinamika yang menarik. Puncak klasemen tidak lagi dikuasai oleh satu tim saja; persaingan antara Persib, Dewa United, Persija, dan Persebaya menciptakan ketegangan yang mengundang perhatian penggemar. Keputusan taktik, kebugaran pemain, serta faktor psikologis akan menjadi kunci dalam menentukan siapa yang berhasil mengangkat trofi pada akhir musim.
Para pengamat memprediksi bahwa pertandingan-pertandingan mendatang antara Persib dan Dewa United, serta duel klasik Persija vs Persebaya, akan menjadi penentu utama. Bagi tim-tim yang berada di zona aman, fokus utama kini adalah mempertahankan konsistensi dan mengamankan poin penting. Sementara itu, klub-klub yang berada di zona degradasi harus memperkuat mentalitas juara dalam setiap laga untuk menghindari nasib terburuk.
Dengan sisa pertandingan yang masih panjang, seluruh mata akan tertuju pada bagaimana Persib Bandung mengelola tekanan sebagai pemimpin klasemen, dan apakah Dewa United dapat terus menekan tim-tim besar untuk mengubah peta persaingan. Persaingan sengit ini menjanjikan aksi-aksi menegangkan menjelang penghujung musim Liga 1.
