IPD – 31 Maret 2026 | Denver Nuggets menorehkan kemenangan telak 116-93 atas Golden State Warriors pada Minggu malam di Ball Arena, menambah rentetan kemenangan mereka menjadi enam laga beruntun. Nikola Jokić memimpin serangan dengan 25 poin, 15 rebound, dan dua assist, hampir mengunci triple‑double kelima beruntun. Sementara itu, Jamal Murray menambah 20 poin penting, mengokohkan keunggulan Denver yang kini berada di posisi keempat Wilayah Barat dengan catatan 48-28.
Kekurangan Stephen Curry yang absen pada pertandingan ke‑25 berturut‑turut karena masalah lutut kanan semakin memperparah kondisi Warriors. Tanpa pemimpin serangan mereka, tim California bergulat dengan performa menurun; mereka telah kehilangan 16 dari 25 laga sejak Curry tidak bermain. Meskipun Brandin Podziemski dan Kristaps Porzingis masing‑masing mencetak 23 poin, upaya mereka tidak cukup mengimbangi defisit pertahanan yang ditunjukkan Denver.
Insiden cedera menambah drama di kedua sisi lapangan. Pada kuarter pertama, Nuggets kehilangan Spencer Jones karena ketegangan otot hamstring, sedangkan Cameron Johnson keluar pada kuarter ketiga dengan nyeri pada tulang rusuk kiri, kemudian kembali duduk dengan perut terbungkus perban. Di pihak Warriors, Aaron Gordon tidak masuk karena rasa sakit pada betis, menambah daftar pemain yang terhambat. Pelatih Steve Kerr kemudian menanggapi kesulitan Warriors di kuarter ketiga, menyoroti kurangnya konsistensi pertahanan dan kebutuhan untuk menyesuaikan rotasi dalam menghadapi tekanan fisik lawan.
Strategi pertandingan juga menjadi sorotan. Pada kuarter kedua, Warriors sempat menorehkan run 19-2, memimpin 53-46 pada jeda. Namun, Nuggets membalikkan keadaan dengan serangan agresif, memanfaatkan peluang fast break dan serangan interior yang dipimpin Jokić. Pada kuarter ketiga, Nuggets mencetak 40 poin dibandingkan 21 dari Warriors, memperlebar selisih menjadi 30 poin di akhir pertandingan. Kedua tim juga terlibat dalam perselisihan fisik; Zeke Nnaji, pemain cadangan Denver, terlibat konfrontasi dengan De’Anthony Melton dan Gary Payton II, sementara Payton menerima Flagrant 1 setelah melakukan pelanggaran keras pada Peyton Watson.
Para analis taruhan menggarisbawahi besarnya keunggulan Nuggets dalam prediksi kemenangan. Model simulasi 10.000 pertandingan yang dijalankan oleh Dimers.com menilai peluang kemenangan Denver sebesar 83 %, dengan prediksi skor akhir 123‑112. Meskipun odds menunjukkan Warriors sebagai underdog dengan handicap +12,5, para ahli menyarankan nilai taruhan pada spread mengingat potensi rebound ofensif Warriors yang dipimpin Porzingis (perkiraan 19 poin, 5 rebound, 3 assist).
Selain aspek teknis, komentar pelatih dan manajemen menambah dimensi lain. David Adelman, asisten pelatih Nuggets, mengakui tantangan cedera yang menimpa timnya, menekankan pentingnya rotasi pemain dan adaptasi strategi dalam menghadapi kekurangan. Sementara itu, Steve Kerr menegaskan perlunya perbaikan mental pada kuarter ketiga, mengingat Warriors gagal mengeksekusi pertahanan zona secara konsisten dan seringkali kehilangan bola pada transisi.
Kesimpulannya, kemenangan besar Denver tidak hanya mencerminkan superioritas statistik Jokić dan Murray, melainkan juga eksposur kelemahan Warriors yang semakin parah tanpa kehadiran Curry. Kedepannya, Warriors harus menemukan cara menyeimbangkan serangan dan pertahanan serta mengatasi masalah cedera agar dapat kembali bersaing di papan klasemen Barat, sementara Nuggets tampak berada di jalur yang tepat untuk memperkuat posisi playoff mereka.
