IPD – 23 Februari 2026 | Palembang, kota terbesar di Sumatera Selatan, kembali menjadi sorotan umat Islam menjelang maghrib selama bulan Ramadan 1447 H. Pada Senin, 23 Februari 2026, warga dan pengunjung dapat mengandalkan jadwal resmi Kementerian Agama (Kemenag) untuk menentukan momen berbuka puasa, salat Maghrib, serta rangkaian ibadah malam Ramadan. Informasi terperinci mengenai waktu adzan Maghrib, doa buka puasa yang shahih, serta panduan spiritual disajikan dalam rangkaian berita ini.
Jadwal Maghrib dan Buka Puasa di Palembang Hari Ini
Berpedoman pada data yang dirilis oleh Kemenag dan Bimas Islam, waktu adzan Maghrib di Palembang pada tanggal 23 Februari 2026 tercatat pukul 18:23 WIB. Selanjutnya, adzan Isya berkumandang pada pukul 19:32 WIB. Jadwal ini konsisten dengan catatan hari sebelumnya, 22 Februari 2026, yang juga menampilkan waktu Maghrib yang sama, menandakan stabilitas perhitungan astronomi setempat.
| Tanggal | Maghrib | Isya |
|---|---|---|
| 22 Februari 2026 | 18:23 WIB | 19:32 WIB |
| 23 Februari 2026 | 18:23 WIB | 19:32 WIB |
Jadwal tersebut menjadi acuan utama bagi masjid, lembaga pendidikan, serta pelaku usaha yang menyesuaikan jam operasionalnya selama Ramadan. Setelah berbuka, umat Islam melaksanakan salat Maghrib, kemudian dilanjutkan dengan salat Tarawih dan tahajud hingga sahur menjelang fajar.
Makna Spiritual di Balik Maghrib dan Buka Puasa
Maghrib tidak sekadar menandai akhir hari, melainkan menjadi titik balik spiritual yang menuntun umat Islam pada dua kebahagiaan utama. Hadis riwayat Imam Muslim menyebutkan, “Bagi orang yang berpuasa akan mendapatkan dua kebahagiaan, yaitu kebahagiaan ketika ia berbuka dan kebahagiaan ketika berjumpa dengan Rabbnya.” (HR. Muslim). Oleh karena itu, saat adzan Maghrib berkumandang, hati umat dipenuhi rasa syukur atas kesempatan menahan lapar dan dahaga selama seharian.
Selain itu, tiga kategori doa yang tidak akan terhalang juga diangkat dalam literatur Islam: doa imam yang adil, doa orang yang berpuasa hingga berbuka, dan doa orang yang dizholimi. Doa‑doa tersebut diyakini dibawa ke atas awan dan pintu langit terbuka baginya, sebagaimana diriwayatkan oleh Imam Ahmad dari Abu Hurairah (HR. Ahmad).
Doa-Doa Shahih yang Dianjurkan Saat Berbuka
- Allahumma laka shumtu, wa bika aamantu, wa ‘ala rizqika afthartu, birahmatika yaa arhamar raahimiin. (Ya Allah, hanya untuk-Mu aku berpuasa, kepada-Mu aku beriman, dan dengan rezeki-Mu aku berbuka, dengan rahmat-Mu, wahai Yang Maha Pengasih.)
- Dzahabazh zhama’u wabtallatil ‘uruq, wa tsabatal ajru insya Allah. (Telah hilang rasa haus, urat‑urat telah basah, dan pahala telah tetap, insya Allah.)
Doa‑doa tersebut dirangkum dari Majelis Ulama Indonesia (MUI), Kemenag, dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas). Umat disarankan untuk mengucapkan doa dengan khusyuk, diikuti dengan konsumsi makanan dan minuman yang manis untuk mengembalikan energi tubuh yang terkuras.
Tips Praktis Menyambut Maghrib di Palembang
- Siapkan takjil ringan seperti kolak, kurma, atau buah-buahan segar sebelum adzan Maghrib.
- Pastikan air minum bersih dan cukup tersedia untuk menghilangkan dahaga.
- Bacalah doa buka puasa secara berulang-ulang untuk menambah kekhusyukan.
- Setelah berbuka, lakukan salat Maghrib secara berjamaah di masjid terdekat atau di rumah.
- Lanjutkan dengan salat Tarawih, membaca Al‑Qur’an, dan ibadah sunnah lainnya.
Dengan mengikuti jadwal resmi serta meneladani doa‑doa shahih, masyarakat Palembang dapat merasakan penuh keberkahan di setiap detik maghrib. Kedisiplinan waktu dan kesungguhan hati menjadi kunci utama dalam mengoptimalkan pahala Ramadan.
Secara keseluruhan, penetapan waktu maghrib di Palembang pada 23 Februari 2026 tidak hanya sekadar angka pada jam, melainkan menjadi rangkaian momen spiritual yang menghubungkan umat dengan Sang Pencipta. Melalui keteraturan jadwal, doa yang terstruktur, serta pelaksanaan ibadah yang konsisten, diharapkan setiap warga dapat menapaki Ramadan dengan rasa syukur, kedamaian, dan harapan akan ampunan serta rahmat yang melimpah.
