Terungkap! TOBA Siapkan Proyek PLTB 22 MW di NTT Senilai Rp 1,1 Triliun Menanti Lelang PLN

IPD – 10 Maret 2026 | PT TOBA Energi (TOBA) mengumumkan rencana investasi ambisius pada sektor energi terbarukan dengan menyiapkan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) berkapasitas 22 megawatt (MW) di provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Nilai proyek diperkirakan mencapai Rp 1,1 triliun, menjadikannya salah satu investasi terbesar dalam rangka mempercepat transisi energi bersih di wilayah timur Indonesia.

Proyek ini saat ini berada dalam fase menunggu pengumuman lelang yang akan diselenggarakan oleh PT Perusahaan Listrik Negara (PLN). TOBA menyatakan kesiapan teknis dan finansialnya untuk segera menandatangani kontrak kerja sama setelah proses lelang selesai. Menurut pernyataan resmi yang diterima, TOBA telah menyiapkan studi kelayakan, perizinan lingkungan, serta analisis lokasi yang mendukung produksi energi angin optimal.

Strategi dan Signifikansi Proyek

Pengembangan PLTB 22 MW di NTT memiliki beberapa tujuan strategis. Pertama, proyek ini diharapkan dapat menambah kapasitas listrik terbarukan nasional, selaras dengan target 23 % energi terbarukan dari bauran energi Indonesia pada tahun 2025. Kedua, kehadiran pembangkit listrik berbasis angin di NTT dapat mengurangi ketergantungan wilayah tersebut pada pembangkit listrik diesel yang masih dominan, sehingga menurunkan biaya operasional dan emisi karbon.

NTT dipilih karena memiliki potensi angin yang cukup tinggi, khususnya di daerah pesisir selatan Pulau Timor dan beberapa pulau kecil di sekitarnya. Data meteorologi menunjukkan kecepatan angin rata-rata mencapai 6,5‑7,5 m/s, kondisi yang ideal untuk turbin berkapasitas menengah hingga besar.

Rincian Investasi dan Jadwal

KomponenEstimasi Biaya (Rp)
Pengadaan Turbin & Infrastruktur850 miliar
Jaringan Transmisi & Substation150 miliar
Studi Kelayakan & Perizinan30 miliar
Cadangan & Kontinjensi70 miliar
Total1,1 triliun

Jadwal pelaksanaan direncanakan selama tiga tahun, dimulai dari 2026 hingga akhir 2028. Tahun pertama akan difokuskan pada finalisasi perizinan, pengadaan turbin, dan pembangunan infrastruktur pendukung. Tahun kedua hingga ketiga akan meliputi instalasi, commissioning, serta integrasi ke jaringan PLN.

Manfaat Ekonomi dan Sosial

  • Penciptaan lapangan kerja langsung sekitar 300 orang selama fase konstruksi, serta 50 orang untuk operasional jangka panjang.
  • Peningkatan pendapatan daerah melalui pajak daerah dan bagi hasil listrik.
  • Pengurangan biaya listrik bagi masyarakat lokal, khususnya di desa‑desa terpencil yang selama ini mengandalkan genset diesel.
  • Kontribusi signifikan terhadap pengurangan emisi CO₂, diperkirakan mengurangi sekitar 150.000 ton CO₂ per tahun.

Selain manfaat ekonomi, proyek ini diharapkan dapat mendorong transfer teknologi dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang energi terbarukan. TOBA berencana bekerja sama dengan institusi pendidikan lokal untuk program pelatihan teknis, sehingga menciptakan tenaga ahli yang dapat mendukung operasional dan pemeliharaan turbin dalam jangka panjang.

Tantangan dan Prospek

Meski prospek proyek tampak menjanjikan, terdapat tantangan yang harus dihadapi, antara lain: proses perizinan lingkungan yang memerlukan evaluasi dampak ekologi, logistik transportasi turbin ke lokasi terpencil, serta koordinasi dengan pihak pemerintah daerah dan masyarakat setempat. TOBA menyatakan komitmen untuk melaksanakan studi dampak lingkungan secara transparan dan melibatkan komunitas lokal dalam setiap tahap perencanaan.

Jika lelang PLN berjalan sesuai jadwal, TOBA siap mengajukan penawaran kompetitif yang mencakup harga listrik (PPA) yang menarik bagi kedua belah pihak. Keberhasilan proyek ini tidak hanya akan menambah kapasitas energi bersih nasional, tetapi juga menjadi contoh bagi investor lain dalam mengembangkan proyek serupa di wilayah Indonesia Timur.

Dengan nilai investasi mencapai Rp 1,1 triliun, proyek PLTB 22 MW di NTT menjadi bukti konkret komitmen sektor swasta terhadap agenda energi terbarukan. Harapan besar kini tertuju pada proses lelang PLN yang diharapkan dapat membuka pintu bagi realisasi proyek ini dalam waktu dekat.

Leave a Comment