IPD – 12 Maret 2026 | Julian Brandt, gelandang serba bisa yang telah menghabiskan lima tahun terakhir di Borussia Dortmund, dipastikan akan mengakhiri kontraknya pada akhir musim 2025/2026. Keputusan itu membuka peluang transfer besar-besaran, terutama dari tiga klub Premier League yang secara bersamaan menaruh mata pada pemain asal Jerman berusia 29 tahun ini.
Karier di Borussia Dortmund: Antara Kilas Balik Gemilang dan Kritik
Sejak bergabung pada Januari 2019, Brandt menorehkan 32 kontribusi gol (gol + assist) dalam dua musim terakhir Bundesliga. Ia dikenal karena kemampuan menyerang dari tengah, fleksibilitas bermain di sayap, serta visi permainan yang tajam. Namun, performa Brandt tidak selalu konsisten. Pada musim 2023/2024, ia sempat kehilangan tempat di starting XI akibat cedera dan penurunan intensitas, sementara kritik menilai ia belum sepenuhnya mengisi kekosongan yang ditinggalkan oleh mantan bintang Dortmund.
Statistik Terbaru dan Kontribusi Musim Ini
Dalam 20 penampilan musim ini, Brandt telah mencatat sembilan gol dan lima assist, mencerminkan kontribusi langsung pada 14 gol tim. Statistik ini menempatkannya di antara tiga pemain paling produktif Dortmund di lini tengah, meski angka tersebut masih di bawah standar pribadi yang pernah ia capai pada puncak kariernya.
Minat Klub Inggris: Everton, Arsenal, dan Aston Villa
Sejumlah laporan mengungkap bahwa Everton, yang dipimpin oleh David Moyes, sedang menyiapkan tawaran untuk mengamankan Brandt secara gratis. Klub Toffees melihat pemain ini sebagai solusi kreatif untuk mengatasi keterbatasan lini tengah setelah beberapa kegagalan di pasar transfer musim lalu.
Di sisi lain, Arsenal di bawah Mikel Arteta juga memasukkan Brandt dalam daftar target strategis. Menurut sumber internal klub, tiga alasan utama mengapa Brandt menjadi incaran Arsenal adalah:
- Kemampuan bermain di berbagai posisi tengah dan sayap, memberi fleksibilitas taktis.
- Pengalaman kompetisi tinggi di Bundesliga dan Liga Champions, yang dapat memperkuat mentalitas tim.
- Rekor kontribusi gol yang konsisten, cocok dengan kebutuhan Arteta untuk meningkatkan produktivitas lini tengah.
Namun, Arsenal masih harus menyeimbangkan anggaran dan regulasi Financial Fair Play, sehingga keputusan akhir masih menunggu evaluasi keuangan.
Aston Villa, yang dipandu oleh Unai Emery, menempatkan Brandt dalam shortlist transfer musim panas. Villa tengah mengalami tekanan finansial setelah denda UEFA terkait pelanggaran batas biaya skuad. Karena itu, manajer Emery lebih mengandalkan pemain bebas biaya untuk memperkuat skuad tanpa menambah beban gaji yang signifikan. Brandt dianggap sebagai opsi “cost‑effective” yang dapat meningkatkan kreativitas serangan Villa sekaligus memberikan pengalaman internasional.
Tantangan Finansial dan Persaingan Transfer
Situasi keuangan Borussia Dortmund sendiri tidak lagi memungkinkan perpanjangan kontrak Brandt. Menurut pernyataan Lars Ricken, klub telah memutuskan tidak memperpanjang kontrak yang akan habis pada Juni 2026. Keputusan ini memberi kebebasan bagi Brandt untuk memilih tujuan berikutnya tanpa biaya transfer, memperbesar persaingan di antara klub‑klub Inggris.
Everton, Arsenal, dan Aston Villa masing‑masing memiliki keunggulan dan kelemahan. Everton menawarkan peran utama di lini tengah, namun harus bersaing dengan ambisi Arsenal yang lebih besar dalam kompetisi Eropa. Aston Villa, meski memiliki keterbatasan anggaran, dapat menawarkan jaminan bermain reguler dan proyek jangka panjang di bawah Emery.
Prediksi Akhir Musim dan Dampak pada Tim
Jika Brandt memilih pindah ke Premier League, dampaknya akan signifikan bagi tiga klub yang bersaing. Everton kemungkinan akan mengandalkan Brandt sebagai penghubung antara lini tengah dan serangan, Arsenal dapat menambah dimensi serangan yang fleksibel, sementara Aston Villa akan memperoleh pemain kelas dunia tanpa mengorbankan struktur keuangan.
Di sisi lain, kepergian Brandt meninggalkan lubang taktis di Dortmund. Klub Jerman diperkirakan akan mencari pengganti internal atau memanfaatkan opsi pembelian kembali pemain muda yang sedang naik daun, mengingat deadline kontrak pemain berakhir pada akhir Juni.
Dengan kontrak yang hampir habis, keputusan akhir Julian Brandt diperkirakan akan diumumkan dalam beberapa minggu mendatang. Apapun pilihan yang diambil, transfer ini diyakini akan menjadi salah satu pergerakan paling menarik menjelang jendela transfer musim panas 2026.
