Elkan Baggott Kembali Dipanggil John Herdman: Peluang Besar Garuda di FIFA Series 2026

IPD – 10 Maret 2026 | Pelatih baru Tim Nasional Indonesia, John Herdman, resmi mengumumkan daftar sementara 41 pemain yang dipersiapkan untuk menghadiri FIFA Series 2026. Daftar tersebut menampilkan sejumlah nama yang lama absen, termasuk bek tengah kelahiran Thailand, Elkan Baggott, serta penyerang diaspora Ezra Walian. Kehadiran kembali Baggott menjadi sorotan utama karena ia diharapkan menambah ketebalan lini belakang Garuda menjelang turnamen internasional pertama yang akan diselenggarakan di Jakarta pada 23‑31 Maret 2026.

Latar Belakang Pemanggilan Elkan Baggott

Setelah absen lebih dari dua tahun sejak Piala Asia 2023, Baggott kembali masuk dalam daftar sementara yang disusun Herdman. Pada saat itu, Baggott bermain untuk Ipswich Town di Liga Inggris dan dikenal dengan kemampuan duel udara serta disiplin taktik. Statistik Transfermarkt mencatat 23 penampilan internasional, dua gol, dan dua assist bagi Timnas Indonesia. Pada Piala Asia 2023, ia membantu Garuda mencapai babak 16 besar, namun kemudian terpinggirkan oleh rotasi pelatih yang berganti‑ganti, termasuk masa singkat di bawah Shin Tae‑yong dan Patrick Kluivert.

Daftar Pemain Sementara dan Posisi Kunci

Daftar 41 pemain terbagi dalam empat sektor: lima kiper, 12 bek, 13 gelandang, dan 11 penyerang. Berikut cuplikan posisi kunci yang menonjol:

  • Bek Tengah: Elkan Baggott, Jay Idzes, Kevin Diks, Justin Hubner, Rizky Ridho.
  • Penyerang Utama: Mauro Zijlstra, Hokky Caraka, Ole Romeny, Jens Raven, (Rafael Struick tidak masuk daftar awal).
  • Kiper Pilihan: Teja Paku Alam (meski tidak masuk daftar sementara), Nadeo Argawinata, Ernando Ari, Cahya Supriadi, dan satu pilihan muda lainnya.

Pemilihan Baggott menandakan Herdman mengutamakan pengalaman luar negeri di lini belakang, sementara ia tetap memberi ruang bagi pemain muda seperti Geypens (FC Emmen) yang baru berusia 20 tahun.

Rafael Struick: Nama yang Hilang, Namun Masih Berpeluang

Keputusan mengecualikan Rafael Struick dari daftar awal menimbulkan pertanyaan. Struick, yang sebelumnya menjadi andalan lini serang di bawah Shin Tae‑yong, kini berada di Dewa United dan telah mencatat satu gol di AFC Challenge League 2025‑2026. Namun, cedera lutut yang diderita Miliano Jonathans (Excelsior) membuka peluang bagi Struick kembali dipanggil sebagai pengganti. Pengamat Bung Ropan memperkirakan Struick dapat masuk dalam skuad final bila Jonathans belum pulih pada saat fase persiapan intensif.

Analisis Dampak Kembalinya Baggott

Para ahli taktik, termasuk pengamat Ronny Pangemanan, menilai kehadiran Baggott dapat mengubah formasi pertahanan Timnas Indonesia menjadi tiga bek. Dalam skema tersebut, Jay Idzes tetap menjadi kapten lini belakang, sementara Baggott dapat mengisi posisi sebelah kiri, dan Kevin Diks atau Rizky Ridho menempati sisi kanan. Kombinasi ini memberi fleksibilitas bagi Herdman untuk menyesuaikan taktik melawan lawan yang memiliki serangan sayap kuat.

Selain aspek taktis, kehadiran Baggott juga berpotensi meningkatkan moral pemain muda. Mereka dapat belajar langsung dari pengalaman pemain yang pernah berkompetisi di Liga Inggris dan Liga Belanda, mempercepat proses adaptasi pada level internasional.

Kondisi Kiper dan Persaingan di Posisi Penjaga Gawang

Meskipun Teja Paku Alam mencatat 15 clean sheet dalam 22 pertandingan BRI Super League 2025/2026, ia tidak masuk dalam daftar sementara. Herdman tampaknya lebih memilih kombinasi kiper muda dan berpengalaman, sehingga peluang Teja untuk masuk dalam skuad final masih terbuka, tergantung pada keputusan akhir pelatih menjelang fase akhir persiapan.

Harapan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

FIFA Series 2026 di Jakarta diharapkan menjadi panggung pembuktian bagi generasi baru Garuda. Dengan jadwal pertandingan yang padat antara 23‑31 Maret, tim akan menghadapi lawan-lawan regional dan internasional yang beragam. Herdman menekankan pentingnya konsistensi dan kedisiplinan, serta kemampuan pemain untuk beradaptasi dengan perubahan taktik selama turnamen.

Secara keseluruhan, pemanggilan kembali Elkan Baggott serta dinamika pemilihan pemain lainnya mencerminkan strategi jangka panjang Herdman: menggabungkan pengalaman internasional dengan talenta muda yang siap menembus kancah global. Jika strategi ini berhasil, Garuda dapat kembali bersaing di level Asia dan menorehkan prestasi di kompetisi dunia.

Leave a Comment