Daftar 8 Pemain Timnas Indonesia yang Absen di FIFA Series 2026: Dari Thom Haye Hingga Marselino Ferdinan

IPD – 12 Maret 2026 | Jalan menuju FIFA Series 2026 dihadapkan pada sejumlah tantangan, tidak terkecuali keputusan John Herdman untuk menyingkirkan delapan pemain dari skuad sementara Garuda. Kedua nama veteran dan talenta muda harus menahan kekecewaan karena tak dapat memperkuat tim pada laga persahabatan 27‑30 Maret mendatang. Berikut rangkuman lengkap delapan pemain yang absen, penyebabnya, serta dampaknya bagi Timnas Indonesia.

1. Thom Haye – Sanksi FIFA

Gelandang serba bisa yang bermain untuk Persib Bandung tidak masuk dalam daftar akhir karena masih menjalani sanksi disiplin FIFA. Insiden pada pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Irak menjerumuskan Haye ke dalam larangan bermain empat pertandingan internasional, sehingga ia tidak memenuhi syarat untuk tampil di FIFA Series.

2. Shayne Pattynama – Sanksi Serupa

Bek kiri Persija Jakarta mengalami nasib yang sama dengan Haye. Setelah terlibat dalam protes keras terhadap keputusan wasit pada laga Irak, Pattynama dijatuhi hukuman larangan bermain empat pertandingan internasional. Akibatnya, ia harus menunggu hingga masa sanksi berakhir sebelum kembali dipertimbangkan.

3. Marselino Ferdinan – Pemulihan Cedera

Marselino, gelandang muda yang menjadi motor permainan Garuda, masih berada dalam fase rehabilitasi setelah mengalami cedera otot pada kompetisi domestik. Dokter tim mengonfirmasi proses penyembuhan membutuhkan waktu lebih dari satu bulan, sehingga ia belum siap secara fisik untuk kompetisi internasional.

4. Miliano Jonathans – Cedera ACL

Pemain 21‑tahun asal Excelsior mengalami cedera Anterior Cruciate Ligament (ACL) yang memaksa ia absen hingga minimal enam bulan ke depan. Cedera tersebut mengakhiri peluangnya untuk memperkuat lini depan Garuda pada FIFA Series 2026.

5. Ole Romeny – Belum Pulih Sepenuhnya

Penyerang asal Oxford United masih berjuang mengatasi cedera yang membuatnya absen dari pertandingan terakhir di Liga 2 Inggris. Karena belum kembali ke kebugaran optimal, ia tidak dimasukkan ke dalam skuad final.

6. Mauro Zijlstra – Adaptasi dan Cedera

Bek tengah keturunan Indonesia‑Belanda yang bermain untuk Persija Jakarta belum dapat menyesuaikan diri dengan taktik tim serta mengalami masalah cedera minor. Kedua faktor tersebut membuatnya terpilih sebagai salah satu pemain yang dicoret.

7. Jens Raven – Performanya Belum Memuaskan

Pemain asal Bali United hanya mencetak satu gol dalam kompetisi Super League 2025‑2026. Pelatih menilai bahwa kontribusinya belum cukup untuk bersaing di level internasional, sehingga ia tidak dimasukkan ke dalam daftar 23 pemain.

8. Maarten Paes – Pilihan Teknis

Goalkeeper berbakat yang berkarier di Belanda tidak termasuk dalam daftar 41 pemain pemusatan latihan. Meskipun memiliki reputasi baik, John Herdman memilih opsi kiper lain yang lebih sesuai dengan taktik yang akan diterapkan pada FIFA Series.

Dampak dan Prospek Timnas

Pengurangan delapan pemain ini memaksa Herdman untuk menata ulang formasi. Dengan kehilangan dua gelandang kreatif (Haye, Pattynama) dan tiga penyerang (Miliano, Ole, Maarten), pelatih beralih pada opsi pemain muda seperti Tim Geypens (FC Emmen) dan pemain diaspora yang menunjukkan performa stabil di liga Eropa. Ketersediaan pemain seperti Elkan Baggott, yang kembali dari absen, menjadi faktor penyeimbang.

Meski skuad akhir tampak lebih muda, peluang bagi pemain yang belum pernah mendapat panggilan menjadi lebih besar. FIFA Series 2026 tetap menjadi ajang uji coba taktik dan penilaian kondisi fisik, terutama menjelang agenda internasional berikutnya. Harapannya, para pemain yang absen dapat kembali fit dan bersaing untuk tempat di skuad utama pada kompetisi mendatang.

Leave a Comment