Aksi Brutal Perampok SPBU Babelan: Lima Karyawan Disekap, Uang Rp130 Juta Hilang

IPD – 13 Maret 2026 | Pada Selasa, 10 Maret 2026, sekitar pukul 03.30 WIB, sebuah aksi perampokan mengerikan terjadi di sebuah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) yang berada di Jalan Raya Babelan, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Empat orang pelaku yang diperkirakan menggunakan senjata tiruan menyerbu lokasi yang masih sepi, mengancam, memukuli, dan menyekap lima orang karyawan SPBU.

Modus Operandi dan Tindakan Kekerasan

Menurut keterangan korban yang telah didukung dengan bukti rekaman CCTV, para pelaku tiba dengan mengintimidasi para pegawai menggunakan pistol mainan. Tanpa menunggu respon, mereka langsung memukul beberapa karyawan, menendang, dan melukai salah satu korban yang mencoba melawan. Salah satu korban, berinisial M (62 tahun), mengalami luka pada tangan kiri akibat perlawanan. Korban lain, B (49 tahun), mendapatkan tendangan dan pukulan. Tiga karyawan lainnya, berinisial A (24 tahun), M (44 tahun), dan H (53 tahun), mengalami perlakuan serupa; kepala mereka ditutup dengan selimut, sementara tangan diikat menggunakan kabel, lakban, hingga tali rafia.

Pencurian Uang Tunai

Setelah berhasil menaklukkan para karyawan, pelaku langsung membobol brankas penyimpanan uang hasil penjualan bahan bakar. Dari dalam brankas, mereka menggondol uang tunai sebesar Rp130.000.000 (seratus tiga puluh juta rupiah) dan melarikan diri sebelum aparat keamanan tiba di lokasi.

Respon Kepolisian

Kapolres Metro Bekasi, Komisaris Besar Polisi Sumarni, mengonfirmasi bahwa tim penyidik telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) secara menyeluruh. Tim tersebut mengumpulkan barang bukti, memeriksa rekaman kamera pengawas di sekitar lokasi, serta mencatat keterangan saksi dan korban. “Kami masih melakukan penyelidikan dan mengejar para pelaku yang terlibat dalam peristiwa ini,” ujar Sumarni pada Kamis, 12 Maret 2026.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, menambahkan bahwa peristiwa tersebut terjadi pada pukul 03.00 WIB, dan bahwa pelaku diperkirakan berjumlah empat orang. Polisi masih berupaya mengidentifikasi wajah pelaku melalui rekaman CCTV dan menelusuri jejak barang bukti yang ditinggalkan di lokasi.

Reaksi Masyarakat dan Upaya Pencegahan

Masyarakat sekitar mengungkapkan keprihatinan atas aksi kekerasan yang terjadi pada jam larut malam, menilai keamanan SPBU di daerah tersebut perlu ditingkatkan. Beberapa pihak menyarankan pemasangan sistem keamanan yang lebih canggih, termasuk kamera dengan resolusi tinggi dan lampu penerangan tambahan.

Polisi juga mengingatkan kepada seluruh pemilik usaha bahwa pengamanan aset, terutama brankas yang berisi uang tunai, harus diprioritaskan. Penambahan petugas keamanan atau penggunaan brankas dengan sistem alarm dapat menjadi langkah preventif yang efektif.

Kasus ini menambah deretan aksi perampokan berisiko tinggi di wilayah Jabodetabek pada awal tahun 2026, yang menuntut respons cepat dan koordinasi antarinstansi penegak hukum.

Dengan proses penyelidikan yang masih berlangsung, diharapkan pelaku dapat segera ditangkap dan diproses secara hukum, serta korban mendapatkan dukungan medis dan psikologis yang memadai.

Leave a Comment