IPD – 19 Maret 2026 | Menjelang Idul Fitri 2026, sejumlah selebriti Tanah Air menunjukkan semangat gotong‑royong dengan aksi-aksi yang tak hanya menghibur, namun juga penuh makna sosial. Salah satu sorotan utama datang dari Tasyi Athasyia yang mempersembahkan “ketupat megalodon”—sebuah kreasi ketupat raksasa yang dibawa langsung ke panti asuhan untuk berbuka puasa bersama anak‑anak yatim.
Ketupat megalo‑don tersebut, yang memiliki ukuran hampir setara dengan meja makan keluarga, dibungkus dengan daun kelapa yang dipilih secara khusus agar tetap harum dan tahan lama. Tasyi mengemasnya bersama dengan kue nastar berbentuk hiu, yang dinamakan “nastar megalodon” karena ukurannya yang menggiurkan. Kedua makanan ini disajikan pada sahur di sebuah panti asuhan di Jakarta Barat, menambah kehangatan suasana Ramadan bagi penghuni panti.
Persiapan Lebaran 7 Artis, BCL Menggandeng Keluarga
Selain Tasyi, enam artis lainnya juga melaksanakan persiapan Lebaran dengan cara yang unik. Bunga Citra Lestari (BCL) kembali setia pada tradisi keluarga dengan menyiapkan rendang seberat dua kilogram. Ia memasak rendang bersama ibu dan saudara di dapur rumah, mengolah daging dengan bumbu rempah khas Minang yang diracik secara perlahan selama beberapa jam. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kebersamaan, melainkan juga memperkuat nilai-nilai budaya kuliner Indonesia.
Ussy Sulistiawaty, sahabat dekat Tasyi, turut berpartisipasi dengan membuat nastar berbentuk hiu yang berukuran sedang. Ia menambahkan sentuhan warna hijau pada krim keju sebagai simbol laut, mengingat tema “megalodon” yang diusung Tasyi.
Anisa Rahma, yang dikenal aktif di media sosial, memilih untuk membagikan bingkisan berupa perlengkapan sekolah dan pakaian baru kepada anak‑anak panti asuhan lain di Surabaya. Ia menekankan pentingnya memberi kebahagiaan tidak hanya pada hari Lebaran, tetapi juga sepanjang tahun.
Bunga Jelitha menghabiskan waktu berbelanja bahan segar di pasar tradisional, memastikan semua bahan makanan yang akan diproses di rumahnya bersumber lokal. Ia menekankan pentingnya mendukung petani dan pedagang pasar sebagai bagian dari semangat kebersamaan Ramadan.
Musdalifah Basri, di sisi lain, fokus pada persiapan rumah. Ia mengatur ulang perabotan, membersihkan setiap sudut, dan menata dekorasi Lebaran yang meliputi lampu hias dan rangkaian bunga melati. Kegiatan ini dipandang sebagai wujud penghormatan kepada tamu yang akan datang.
- Tasyi Athasyia: Membawa ketupat megalodon dan nastar megalodon ke panti asuhan.
- Bunga Citra Lestari: Memasak rendang 2 kg untuk keluarga.
- Ussy Sulistiawaty: Membuat nastar hiu berukuran sedang.
- Anisa Rahma: Membagikan bingkisan perlengkapan sekolah.
- Bunga Jelitha: Belanja bahan segar di pasar tradisional.
- Musdalifah Basri: Merapikan rumah dan menata dekorasi Lebaran.
Seluruh aksi ini dipublikasikan lewat akun Instagram masing‑masing, dengan tagar #Lebaran2026 dan #SahurBersama. Respons netizen sangat positif, mencerminkan keinginan masyarakat untuk melihat figur publik berperan aktif dalam kegiatan sosial.
Keunikan Tasyi dalam menggabungkan tema laut dengan tradisi ketupat menjadi viral. Banyak netizen yang memuji kreativitasnya, sekaligus mengajak masyarakat lain untuk meniru konsep serupa: menyulap hidangan tradisional menjadi media penyebaran kebaikan. Ide ketupat megalodon juga menjadi inspirasi bagi komunitas kuliner daring yang kemudian mengadakan tantangan membuat ketupat raksasa di rumah masing‑masing.
Di luar aksi-aksi kuliner, para artis juga menekankan nilai spiritual Ramadan. Mereka menyatakan bahwa meskipun sibuk dengan persiapan Lebaran, fokus utama tetap pada peningkatan ibadah, silaturahmi, dan kepedulian kepada sesama. Sejalan dengan semangat Idul Fitri sebagai kemenangan setelah sebulan berpuasa, aksi-aksi ini dianggap sebagai wujud nyata dari nilai-nilai keagamaan yang dihidupkan dalam kehidupan sehari‑hari.
Dengan keberagaman persiapan yang ditunjukkan, baik dalam bentuk masakan tradisional, kebersihan rumah, maupun aksi sosial, 7 artis tersebut berhasil menyatukan hiburan, budaya, dan kepedulian sosial dalam satu rangkaian cerita. Semangat mereka menjadi contoh bahwa perayaan Lebaran tidak hanya sekadar pesta makan‑minum, melainkan juga momentum untuk memberi dampak positif bagi masyarakat luas.
