10 Ruas Tol Gratis Lebaran 2026: Panduan Lengkap untuk Mudik Tanpa Biaya

IPD – 21 Maret 2026 | Pemerintah Indonesia kembali mengumumkan kebijakan istimewa menjelang Lebaran 2026: sepuluh ruas jalan tol akan beroperasi secara gratis selama periode mudik. Langkah ini diambil oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PUPR) bersama Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) untuk mengurangi beban biaya perjalanan dan memperlancar arus kendaraan di tiga pulau utama: Jawa, Sumatera, dan Kalimantan.

Daftar Lengkap Sepuluh Ruas Tol Gratis

  • Ruas Sigli–Banda Aceh (Sumatera Utara) – Panjang 24,67 km, beroperasi 24 jam dari 13 hingga 29 Maret 2026.
  • Ruas Palembang–Betung (Sumatera Selatan) – Panjang 53,20 km, jam operasional 07.00–17.00 WIB selama periode yang sama.
  • Ruas Kuala Tanjung–Tebing Tinggi–Parapat (Sumatera Utara) – Panjang 12,86 km, jam operasional 07.00–17.00 WIB pada 13–29 Maret 2026.
  • Ruas Ibu Kota Nusantara (IKN) – Jalan Tol IKN (Kalimantan) – Panjang 52,37 km, jam operasional 05.00–18.00 WITA selama masa yang sama.
  • Jalan Tol Jakarta–Cikampek (Jawa Barat) – Seksi utama sepanjang 73 km dibuka gratis mulai 13 Maret hingga 29 Maret 2026, dengan jam operasional 24 jam.
  • Jalan Tol Cikampek–Purwakarta (Jawa Barat) – Bagian seluas 28 km dioperasikan secara gratis pada tanggal yang sama, mendukung arus kendaraan dari arah barat ke timur.
  • Jalan Tol Surabaya–Gempol (Jawa Timur) – Panjang 38 km, layanan gratis 24 jam selama periode Lebaran, membantu penumpang yang kembali ke kampung halaman di Jawa Timur.
  • Jalan Tol Probolinggo–Situbondo–Banyuwangi (Jawa Timur) – Total 85 km, dibuka gratis 24 jam, memudahkan mudik ke wilayah timur pulau.
  • Jalan Tol Palimanan–Kanci (Jawa Barat) – 35 km, layanan gratis dengan jam operasional 07.00–19.00 WIB selama 13–29 Maret 2026.
  • Jalan Tol Trans-Sumatera (Sumatera) – Seksi strategis antara Pekanbaru–Dumai sepanjang 45 km, dibuka gratis pada periode yang sama untuk menurunkan kepadatan di lintas barat.

Tujuan Kebijakan dan Manfaat bagi Masyarakat

Pengoperasian tol gratis ini merupakan bagian dari program “Tol Fungsional” yang pertama kali diterapkan pada tahun 2024. Kebijakan tersebut bertujuan mengurangi biaya transportasi bagi jutaan warga yang melakukan perjalanan pulang kampung. Selain menurunkan beban finansial, kebijakan ini diharapkan dapat:

  • Mengurangi kepadatan lalu lintas di jalur utama, khususnya pada jam-jam puncak mudik.
  • Meningkatkan keselamatan jalan dengan mengurangi kelelahan pengemudi akibat menunggu antrian tol.
  • Memberikan kesempatan bagi daerah-daerah terpencil untuk mengakses layanan logistik dan perdagangan secara lebih efisien.

Jadwal Operasional dan Ketentuan

Seluruh ruas tol yang termasuk dalam program ini akan beroperasi mulai 13 Maret hingga 29 Maret 2026. Jam operasional bervariasi tergantung lokasi, namun sebagian besar ruas beroperasi 24 jam. Pemerintah menegaskan bahwa jadwal dapat berubah sewaktu-waktu sesuai dengan keputusan kepolisian dan kondisi lapangan. Pengguna disarankan untuk selalu memantau informasi terbaru melalui kanal resmi PUPR dan BPJT.

Tips Berkendara Aman Selama Lebaran

Meski tarif tol dihapus, keselamatan tetap menjadi prioritas utama. Berikut beberapa rekomendasi bagi para mudik:

  1. Periksa kondisi kendaraan sebelum berangkat, termasuk tekanan ban dan level oli.
  2. Gunakan GPS atau aplikasi peta untuk memantau kepadatan lalu lintas secara real-time.
  3. Jaga jarak aman dan hindari mengemudi agresif, terutama pada malam hari.
  4. Bawa perlengkapan darurat seperti segitiga pengaman, ban cadangan, dan kotak P3K.
  5. Patuhi peraturan lalu lintas dan ikuti instruksi petugas di pos toll.

Dengan kebijakan tol gratis ini, pemerintah berharap arus mudik dapat berjalan lebih lancar dan aman, sekaligus memberikan rasa nyaman bagi setiap warga Indonesia yang merayakan Lebaran bersama keluarga.

Semoga informasi ini membantu para pelaku perjalanan dalam merencanakan rute terbaik dan menikmati liburan tanpa beban biaya tol.

Leave a Comment