IPD – 23 Juni 2026 | Kebakaran hebat melanda pabrik karet PT Murni Karetindo Lestari (King Stone) di kawasan Poris Plawad, Cipondoh, Kota Tangerang, sejak Minggu (21/6) malam. Api yang berkobar hingga 15 jam tak kunjung padam, membuat warga di sekitar lokasi kejadian terancam.
Mengingat lokasi pabrik yang berdampingan dengan area padat penduduk, prioritas utama petugas adalah melakukan penyekatan. Langkah ini guna memastikan kobaran api tidak meluas dan melalap rumah-rumah warga di sekitarnya.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang, Mahdiar, menuturkan bahwa upaya mitigasi difokuskan pada pemblokiran pergerakan api di sekitar Jalan KH Agus Salim RT 001/RW 003. Proses lokalisasi dilakukan sejak awal armada tiba demi menghindari dampak buruk terhadap bangunan sipil.
Penyebab kebakaran pabrik sandal di Tangerang diduga kuat berasal dari suhu panas pada material produksi. Puluhan personel dan armada gabungan dikerahkan untuk memadamkan api. Sebanyak 95 personel pemadam kebakaran dengan dukungan 19 unit armada pemadam dikerahkan ke lokasi kejadian.
Asap hitam tebal masih membumbung tinggi dan menyelimuti permukiman. Warga di permukiman yang berada dekat dengan lokasi kebakaran pabrik sendal menggunakan masker untuk menjaga kesehatan dampak asap tebal yang ditimbulkan dalam peristiwa tersebut.
Petugas pemadam kebakaran masih berusaha memadamkan api di lokasi itu. Kondisi terkini menunjukkan bahwa petugas Damkar Kota Tangerang masih berproses melakukan pemadaman, di beberapa titik masih terlihat sumber-sumber api sedang dalam proses penanganan.
Salah satu penyebab api belum padam hingga saat ini adalah bahan baku di pabrik sandal itu. Penanganan kebakaran pabrik ini butuh waktu ekstra dan penanganan berbeda.
Kesimpulan, kebakaran pabrik karet di Tangerang belum padam hingga saat ini. Warga di sekitar lokasi kejadian terancam dan petugas pemadam kebakaran masih berusaha memadamkan api. Penyebab kebakaran diduga kuat berasal dari suhu panas pada material produksi.
