IPD – 28 Maret 2026 | Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) kembali menjadi saksi gemilangnya Tim Nasional Indonesia pada Jumat, 27 Maret 2026, ketika skuad Garuda menumpaskan Saint Kitts and Nevis dengan skor telak 4-0 dalam laga semifinal FIFA Series 2026. Penampilan paling menonjol datang dari gelandang muda Persib Bandung, Beckham Putra Nugraha, yang mencetak dua gol penting pada menit ke-13 dan ke-23, menjadikannya bintang lapangan dan pusat pujian dari dua pelatih asing sekaligus.
Setelah pertandingan, pelatih asal Inggris, John Herdman, tidak menahan rasa bangganya. “Beckham Putra memberikan dua gol brilian yang sangat membantu tim kami meraih kemenangan besar. Saya sangat senang melihatnya mengeksekusi peran yang kami beri,” ungkap Herdman dalam konferensi pers singkat. Ia menambahkan pujian khusus untuk rekan satu tim, Dony Tri Pamungkas, yang menurutnya tampil impresif di lini sayap kiri, serta kapten Rizky Ridho yang memimpin pertahanan dengan tegas.
Sementara itu, Marcelo Serrano, pelatih Saint Kitts and Nevis, juga melontarkan pujian tinggi kepada Beckham Putra. “Kami sudah mempelajari cara bermain Beckham sejak lama, dan dia membuktikan kualitasnya dengan dua gol yang sangat tajam. Pemainnya bagus, dan kami juga mengapresiasi kontribusi Yakob Sayuri serta Ramadhan Sananta,” kata Serrano sesudah pertandingan. Penghargaan ganda ini menegaskan bahwa performa Beckham tidak hanya mengangkat moral tim, tetapi juga menarik perhatian lawan.
Keputusan taktis John Herdman pada awal laga terbukti tepat. Beckham Putra diturunkan sebagai starter di posisi gelandang serang, sementara Dony Tri Pamungkas diberikan peran wing‑back kiri dengan kebebasan menyerang. Perubahan posisi Jordi Amat menjadi gelandang bertahan dan penempatan kembali Kevin Diks di sayap kanan menambah keseimbangan tim. Dengan formasi awal 3‑5‑2, Indonesia mengandalkan transisi cepat, menggerakkan bola ke depan lewat umpan terobosan Ole Romeny yang pada menit ke-15 menghasilkan gol pembuka Beckham.
Gol kedua Beckham muncul hanya delapan menit kemudian, setelah menerima umpan tip‑top dari Romeny yang menembus pertahanan lawan. Beckham menaklukkan kiper Saint Kitts and Nevis dengan gerakan goyang tubuh, memperluas keunggulan 2-0. Gol ketiga datang dari Ole Romeny pada menit ke-53, mempertegas dominasi Garuda, sementara gol keempat dicetak oleh Mauro Zijlstra pada menit ke-75 setelah assist dari Joey Pelupessy.
Statistik tim menunjukkan penguasaan bola lebih dari 60 persen, dengan total tembakan ke arah gawang mencapai 12 kali, dari mana 7 berhasil mengancam. Penampilan defensif pun solid, menghasilkan clean sheet pertama Herdman bersama Timnas Indonesia. Elkan Baggott, yang kembali dari absen dua tahun, membantu mengamankan lini pertahanan bersama Jay Idzes dan Rizky Ridho.
Keberhasilan ini menempatkan Indonesia di final FIFA Series 2026, di mana mereka akan menjajal kekuatan tim Bulgaria pada Senin, 30 Maret 2026, kembali di GBK. Bulgaria masuk ke partai puncak setelah menghajar Kepulauan Solomon dengan skor 10-2, menandakan potensi serangan yang mematikan. John Herdman menegaskan kesiapan mental dan taktis skuad, sekaligus menyoroti pentingnya menjaga clean sheet dan memanfaatkan transisi cepat yang telah terbukti efektif melawan Saint Kitts and Nevis.
Berikut susunan pemain Timnas Indonesia pada laga semifinal:
- Maarten Paes (kiper)
- Rizky Ridho, Jay Idzes, Elkan Baggott (bek)
- Kevin Diks, Jordi Amat, Calvin Verdonk, Beckham Putra, Dony Tri Pamungkas (gelandang)
- Ramadhan Sananta, Ole Romeny (penyerang)
Herdman menutup wawancara dengan harapan bahwa performa kolektif dan individu akan berlanjut pada final. “Kami masih baru bersama, namun semangat dan disiplin pemain menunjukkan bahwa kami bisa bersaing di tingkat tertinggi. Saya menantikan pertandingan melawan Bulgaria dan berharap kami dapat menambah kebanggaan bagi seluruh warga Indonesia,” pungkasnya.
Kesimpulannya, pujian yang melimpah dari kedua pelatih, penampilan gemilang Beckham Putra, serta taktik fleksibel John Herdman menjadi kombinasi kunci yang mengantar Timnas Indonesia menembus final. Semua mata kini tertuju pada pertandingan melawan Bulgaria, di mana harapan akan kemenangan lanjutan menjadi agenda utama bagi skuad Garuda.
