Indomaret Puncak Pelalo Buka di Rejang Lebong, Pemandangan Memukau dan Harapan Baru Pasca Bencana

IPD – 05 April 2026 | Gerai Indomaret terbaru di kawasan Puncak Pelalo, Kabupaten Rejang Lebong resmi dibuka pada hari Senin, 1 April 2026, menyambut antusiasme warga setempat dan wisatawan yang mengincar panorama alam paling memukau di provinsi Bengkulu. Terletak di ketinggian 720 meter di atas permukaan laut, toko serba ada ini menawarkan pemandangan hamparan perbukitan hijau serta lembah sungai yang mengalir di kejauhan.

Pembukaan toko ini dihadiri oleh Bupati Rejang Lebong, H. Ahmad Hidayat, dan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Publik, Dr. Siti Nurhaliza. Dalam sambutannya, Bupati menekankan pentingnya memperkuat jaringan perdagangan ritel di wilayah pegunungan sebagai upaya mempercepat pemulihan ekonomi pasca bencana angin puting beliung yang melanda daerah pada akhir tahun 2025.

Angin puting beliung yang melanda Rejang Lebong pada November 2025 menyebabkan puluhan rumah hancur total, mengakibatkan ribuan warga kehilangan tempat tinggal sementara. Pemerintah Kabupaten segera menyalurkan bantuan berupa bahan bangunan, paket sembako, dan dana tunai kepada korban. Hingga kini, lebih dari 2.300 keluarga telah menerima paket bantuan, menurut data Dinas Sosial Kabupaten.

Kategori BantuanJumlah Penerima
Paket Sembako1.850 keluarga
Bahan Bangunan1.200 keluarga
Uang Tunai1.500 keluarga

Keberadaan Indomaret Puncak Pelalo diharapkan menjadi titik tolak baru bagi pemulihan ekonomi lokal. Menurut manajer toko, Budi Santoso, “Kami tidak hanya menjual kebutuhan sehari-hari, tetapi juga menyediakan produk lokal seperti hasil pertanian dan kerajinan khas Rejang Lebong. Hal ini membantu petani dan pengrajin memperoleh pasar yang lebih luas.”

Fasilitas yang ditawarkan meliputi:

  • Area kasir otomatis dan layanan pembayaran digital.
  • Ruang pendingin untuk makanan dan minuman ringan.
  • Rak khusus produk daerah, termasuk kopi arabika dan keripik singkong.
  • Tempat duduk outdoor yang menghadap langsung ke puncak, ideal bagi wisatawan yang ingin bersantai sambil menikmati kopi.

Lokasi strategis di jalur utama menuju Curup dan Bengkulu membuat toko ini menjadi persinggahan wajib bagi pejalan kaki, pengendara motor, serta wisatawan yang menelusuri jalur trekking “Sentra Panorama”. Sejak pembukaan, rata‑rata pengunjung harian mencapai 350 orang, meningkat 45 % dibandingkan perkiraan awal.

Selain itu, pihak Indomaret bekerja sama dengan Dinas Pariwisata Kabupaten untuk menyelenggarakan program “Wisata Belanja” yang menggabungkan promosi destinasi alam dengan diskon belanja di toko. Program ini diharapkan dapat meningkatkan durasi kunjungan wisatawan di daerah pegunungan, sekaligus meningkatkan pendapatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) setempat.

Warga sekitar juga menyambut baik pembukaan toko ini. Ibu Rina, warga Kelurahan Pelalo, mengatakan, “Setelah bencana, kami sangat membutuhkan fasilitas yang mudah diakses. Sekarang kami tidak perlu lagi turun ke kota untuk membeli kebutuhan pokok. Selain itu, pemandangan dari Indomaret membuat kami bangga dengan daerah kami.”

Namun, tidak semua berjalan mulus. Pada hari pembukaan, sebuah insiden kebakaran kecil terjadi di area dapur makanan ringan karena konsleting listrik. Kebakaran berhasil dipadamkan dalam waktu tiga menit oleh tim pemadam kebakaran desa, dan tidak ada korban jiwa maupun kerusakan signifikan pada barang dagangan. Insiden ini memicu evaluasi prosedur keselamatan, dan manajemen toko berjanji akan meningkatkan standar keamanan listrik serta melatih staf secara berkala.

Secara keseluruhan, pembukaan Indomaret Puncak Pelalo menandai langkah penting dalam proses rekonstruksi dan pengembangan pariwisata berkelanjutan di Rejang Lebong. Dengan menggabungkan layanan ritel modern, promosi produk lokal, serta pemandangan alam yang menakjubkan, toko ini berpotensi menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi wilayah pegunungan serta simbol harapan bagi warga yang masih berjuang pulih dari dampak bencana.

Leave a Comment