IPD – 24 Maret 2026 | Pertandingan delapan belas antara Cruzeiro dan Santos di Mineirão pada Minggu (22/03) berakhir dengan hasil imbang 0‑0, menambah tekanan pada kedua tim yang tengah berjuang menghindari zona degradasi.
Sorotan Pertandingan
Sejak menit ke‑4, Cruzeiro sudah menekan dengan peluang pertama melalui Arroyo, yang menerima umpan Matheus Pereira namun dinyatakan offside. Gerson kemudian hampir membuka keunggulan Raposa setelah menerima umpan Villalba di dalam kotak penalti, namun tembakan kerasnya dibentengi oleh kiper Santos, Brazão, yang melakukan penyelamatan spektakuler.
Di babak kedua, Santos mendapat kesempatan emas ketika Kaiki mengirimkan umpan silang ke area, namun striker Kolombia menepuk bola langsung ke arah Brazão. Kesempatan lain muncul ketika Barreal menerima umpan Rony dan mencetak gol pada menit-menit akhir, namun VAR menolak gol tersebut karena posisi offside pemain Argentina.
Selain dua tim, penampilan individual juga menonjol. Villalba dan Vanderson menciptakan ruang bagi rekan setim, namun setiap tembakan mereka berakhir ditangkis oleh Brazão, yang kembali mengamankan timnya dengan beberapa penyelamatan penting.
Kontroversi VAR dan Reaksi Santos
Keputusan VAR yang menolak gol Barreal memicu protes keras dari Santos. Klub mengajukan keluhan resmi ke CBF, menuduh adanya kesalahan dalam penentuan posisi offside. Namun, komentator selebritas sepakbola André Rizek menanggapi dengan tajam, menyebut bahwa Santos “menginduksi kesalahan” dengan menyebarkan gambar yang belum dikoreksi sudutnya di media sosial.
Rizek menekankan bahwa VAR berhasil menegakkan keputusan yang tepat, bahkan “menangkap offside dalam hitungan sentimeter”. Menurutnya, tindakan Santos lebih bersifat provokatif dan tidak berdasar, mengingat teknologi sudah memberikan sinyal yang jelas.
- VAR menolak gol Barreal karena offside.
- Santos mengajukan protes resmi ke CBF.
- André Rizek mengecam cara Santos menyebarkan gambar tanpa koreksi.
Kondisi Pemain Kunci: Neymar dan Gabigol
Sementara aksi di lapangan berlangsung, sorotan media beralih ke dua bintang Santos, Neymar dan Gabriel Barbosa (Gabigol). Neymar dinyatakan tidak tersedia untuk laga melawan Cruzeiro karena kebijakan “load management” yang diterapkan klub. Laporan internasional mengklaim bahwa Neymar menghabiskan hampir 24 jam bermain poker daring berisiko tinggi selama akhir pekan, menambah kontroversi mengenai komitmennya.
Di sisi lain, Gabigol menjalani prosedur medis pada area pubis setelah keluhan yang muncul sejak masa mudanya di Cruzeiro. Prosedur tersebut melibatkan terapi autologous blood yang diperkirakan mempercepat pemulihan. Klub menyatakan pemain akan kembali berlatih pada 24 Maret dan diharapkan siap untuk pertandingan melawan Remo pada 2 April.
- Neymar absen karena load management; dilaporkan bermain poker online selama 24 jam.
- Gabigol menjalani prosedur pubis, diperkirakan kembali pada pertengahan April.
Dampak pada Klasemen dan Jadwal Berikutnya
Hasil imbang ini menambah beban bagi Cruzeiro yang kini kembali berada di posisi terakhir klasemen dengan empat poin setelah 8 laga. Sementara Santos tetap berada di zona degradasi, menempati posisi ke‑16 dengan 7 poin, hanya satu kemenangan dalam delapan pertandingan.
Berikutnya, Cruzeiro akan menempuh laga melawan Vitória pada 1 April di Mineirão, berupaya mencuri tiga poin pertama musim. Santos, di sisi lain, akan mengunjungi Remo di Vila Belmiro pada 2 April, berharap kedatangan kembali Gabigol dan kemungkinan kembalinya Neymar dapat mengubah arah perjuangan mereka.
Dengan persaingan ketat di bagian bawah tabel, setiap poin menjadi krusial. Kedua tim harus memperbaiki pertahanan yang rapuh dan mencari cara memecah kebuntuan gol, terutama mengingat performa ofensif yang masih minim.
Secara keseluruhan, pertandingan tanpa gol ini menegaskan betapa ketatnya persaingan di zona degradasi Brasileirão 2026, sementara kontroversi VAR dan isu off‑field pemain menambah dimensi dramatis yang akan terus mengisi perbincangan publik hingga putaran berikutnya.
