IPD – 29 Maret 2026 | Tim nasional Meksiko dan Portugal menyelesaikan laga persahabatan tanpa gol pada Minggu (29/3/2026) di Estadio Banorte, sebuah pertandingan ujian bagi kedua tim menjelang Piala Dunia 2026.
Gustavo Gutiérrez membuka peluang bagi Meksiko hanya tiga menit setelah peluit pertama. Tendangan dari luar kotak penalti meluncur ke arah gawang namun berhasil diblok oleh lini belakang Portugal. Menyusulnya, pada menit ke‑13, Joâo Félix menyalurkan bola ke sudut kiri atas gawang lawan, namun tembakan meleset dan jatuh di atas jala gawang Meksiko.
Portugal berusaha mengubah tempo dengan serangan balik cepat, namun kurangnya penyerang di kotak penalti membuat peluang tetap terbatas. Bruno Fernandes mengirimkan tembakan roket yang melenceng di atas sudut kiri, sementara Samu Costa mencoba menembak dari jarak menengah pada menit ke‑45, namun diselamatkan oleh kiper Raul Rangel. Di babak kedua, Portugal kembali menekan; Joâo Cancelo melepaskan umpan silang pada menit ke‑90, namun Rangel berhasil menangkannya dengan sigap.
Tanpa kehadiran Cristiano Ronaldo, yang tidak dipanggil oleh pelatih, Portugal mengandalkan kreativitas Bruno Fernandes di lini tengah serta peran dinamis Joâo Félix dan Joâo Cancelo di sayap. Meskipun kualitas pemain Portugal lebih menonjol secara individu, kedalaman lini serang mereka tampak kurang ketika berhadapan dengan pertahanan terorganisir Meksiko.
Di pihak Meksiko, formasi 4‑3‑3 dipimpin oleh kiper Raul Rangel yang tampil impresif, menahan beberapa tembakan berbahaya. Pemain seperti Bryan Guttierrez, Robert Alvarado, dan Raul Jimenez berusaha menciptakan ruang, namun kesulitan menembus pertahanan Portugis yang disiplin.
Namun, sorotan utama pertandingan tidak hanya pada taktik di lapangan. Sebuah tragedi menimpa satu suporter Meksiko yang tewas setelah terjatuh dari tribun VIP sebelum pertandingan dimulai. Menurut laporan kepolisian, korban berada dalam keadaan mabuk dan mencoba memanjat pagar untuk mencapai area VIP, namun jatuh ke lantai dasar dan tidak dapat diselamatkan meskipun mendapat pertolongan medis. Otoritas setempat segera menindaklanjuti insiden dengan memperketat penjualan alkohol di sekitar stadion dan meningkatkan patroli keamanan.
Insiden tersebut menambah beban tanggung jawab penyelenggara menjelang Piala Dunia 2026, mengingat Estadio Banorte (dahulu dikenal sebagai Azteca) akan menjadi tuan rumah pembuka turnamen dan beberapa pertandingan penting lainnya, termasuk fase 32 besar dan 16 besar.
Ke depan, Portugal dijadwalkan melawan Luksemburg dalam kualifikasi Euro 2024, sementara Meksiko akan menghadapi lawan-lawan lain dalam rangka persiapan internasional. Kedua tim tetap mengoptimalkan skuad masing-masing, dengan harapan dapat menampilkan performa maksimal di panggung dunia.
Secara keseluruhan, pertandingan berakhir dengan skor 0‑0, menegaskan bahwa meskipun kedua tim menunjukkan potensi menyerang, pertahanan mereka masih cukup solid. Kematian suporter menegaskan pentingnya keamanan stadion, sebuah pelajaran yang harus diingat oleh semua pihak menjelang turnamen terbesar sepak bola dunia.
